Pekan Depan Jalan Kalijati Bisa Dilewati

196
0
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata

Bupati Jeje Pastikan Pantai Pangandaran Aman Dikunjungi
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menargetkan dalam sepekan ke depan Jalan Sidamulih-Kalijati bisa dilalui kendaraan. Hal tersebut disampaikan saat menggelar rapat koordinasi tanggap darurat bencana di ruang pertemuan Setda Kabupaten Pangandaran, kemarin(9/10).
”Saya tugaskan Dinas Pekerjaan Umum untuk mener­j­unkan alat berat, besok (hari ini, Red) sudah bekerja, seminggu ke depan mudah-mudahan bisa dilalui,” perintahnya.
Hasil pemantauannya, kemarin, kawasan yang terkena banjir sudah surut. Masyarakat juga sudah pulang ke rumah. Permintaan makanan di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Desa Sidamulih juga menurun. “Hanya tinggal melayani relawan yang sedang bersih-bersih,” ujarnya.
Menurutnya, skala bencana banjir yang terjadi Sabtu (7/10) lebih kecil dari banjir tahun sebelumnya. “Hanya berita yang beredar di media sosial terlalu berlebihan. Beredar foto-foto hoax, sehingga info bencana ini begitu luar biasa, saya mendapat banyak telepon,” ujarnya.
Jeje memastikan kawasan wisata Pantai Pangandaran aman dikunjunginya. “Jalan Raya Emplak yang dikabarkan putus kondisinya baik-baik saja, jalur ke Pangandaran normal,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemkab Pangandaran juga akan membentuk tim validasi dan verifikasi data korban bencana alam.
“Kita belum bisa menge­luar­kan data lengkap. Jadi mohon bersabar sampai data yang susah masuk diverifikasi dulu,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pa­ngan­daran Nana Ruhena mengata­kan penanganan pasca bencana saat ini dalam proses pemulihan.
“Warga yang kebanjiran sudah kembali ke rumah, relawan dan petugas membantu bersih-bersih, termasuk me­nying­kir­kan material longsor,” ungkapnya.
Banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pangandaran, terangnya, meliputi 18 desa, 20 dusun dan 660 kepala keluarga. “Data sementara yang masuk ada 2.379 jiwa, kita akan verifikasi lagi untuk klasifikaai kerusakan rumah, namun yang terparah di Kalijati,” ungkapnya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa H Dani Hamdani mengatakan, bantuan untuk korban bencana akan diberikan langsung berupa paket sembako. “Karena sudah tidak ada yang mengungsi bantuan bahan makanan juga akan diberikan langsung, jadi posko dapur umum Tagana hanya melayani suplai makanan untuk para relawan dan petugas yang melakukan pembersihan material banjir dan longsor,” ungkapnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.