Pekerja Proyek Gorong-Gorong di Cibalong Tasik Tewas Tertimpa Galian

66
0
Ilustrasi

CIBALONG – Pekerja proyek pemasangan gorong-gorong di Jalan Raya Provinsi Desa Parung Kecamatan Cibalong atas nama Bubun (45), warga Kampung Cikadu Kecamatan Gunungtanjung meninggal tertimbun material tanah galian, Kamis (5/11) dini hari.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Pondok Garogol Desa Parung Kecamatan Cibalong. Pada saat kejadian, korban sedang memasang box cover saluran air bersama tiga pegawai lainnya di pinggir jalan, tapi seketika tanah yang digali ditebing setinggi empat meter menerjang korban sampai meninggal dunia.

Beruntung, satu teman kerjanya Sutisna (39) asal Kampung Cikalang Tengah Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya selamat dari kejadian tersebut hanya mengalami luka ringan. Kemudian dua pegawai lainnya selamat karena berlindung dalam gorong-gorong yang sudah terpasang.

Koordinator Lapangan (Korlap) Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Cibalong Aris Leo mengatakan, pada saat kejadian korban sedang meratakan tanah di tebing menggunakan cangkul. Namun, tiba-tiba tanah di tebing yang digali menimpa korban yang sedang bekerja.

“Korban berhasil dievakuasi Kamis (5/11) pukul 02.00 dini hari dan jenazahnya dibawa ke Puskesmas Cibalong untuk dilaksanakan pemeriksaan oleh petugas puskesmas,” ujar Aris kepada Radar, kemarin.

“Berdasarkan hasil pengecekan medis, kata dia, korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena kurang mendapat oksigen akibat tertimbun tanah tersebut,” katanya, menambahkan.

Baca juga : Pemkot Tasik Siapkan Inovasi Smart Kelurahan untuk Permudah Pelayanan

Selain korban, lanjut dia, tiga pegawai lainnya selamat. Satu orang hanya mengalami luka ringan, dua lainnya selamat karena sempat berlindung di gorong-gorong yang sudah terpasang.

Kejadian yang terjadi bukan karena bencana alam atau longsor, namun material tanah yang menimpa korban, adalah tanah yang digali oleh para pekerja sendiri.

Terpisah, Kapolsek Cibalong Iptu Jaja Hidayat mengatakan, dari kejadian tersebut pihaknya sudah mengecek ke TKP, termasuk memanggil para saksi serta penanggung jawab proyek pemasangan gorong-gorong tersebut.

“Jadi pekerjaan untuk sementara dihentikan, lokasi dipasang garis polisi. Kami melakukan penyelidikan untuk mencari penyebabnya, selain olah TKP. Kita sudah meminta keterangan saksi mata dan penanggung jawab proyek. Ini ada indikasi kelalaian kerja masih didalami,” ucap dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.