Pelacakan dengan Swab Test, Para Pedagang di Pataruman Kota Banjar Menghilang

108
0
SWAB TEST. Salah satu pedagang yang mengikuti swab test di area pasar, Senin (10/11). Beberapa pedagang lainnya tidak ada di tempat ketika dilaksanakan swab test. Cecep herdi / radar tasikmalaya
SWAB TEST. Salah satu pedagang yang mengikuti swab test di area pasar, Senin (10/11). Beberapa pedagang lainnya tidak ada di tempat ketika dilaksanakan swab test. Cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Petugas Dinas Kesehatan dari Puskesmas Pataruman 1 kembali melakukan tracking dan swab test terhadap pedagang yang disinyalir merupakan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Puskesmas Pataruman 1 dr Ika Rika mengatakan pihaknya menargetkan sebanyak 16 pedagang pasar untuk diambil sample lendir dalam swab test. Namun yang mengikuti tes hanya 9 orang.

“Kita targetkan sebanyak 16 orang pedagang yang akan di-swab test, tetapi hanya terpenuhi sebanyak 9 orang saja yang di swab,” katanya, Senin (10/11).

Menurutnya, pedagang lainnya yag diduga kontak erat tiba-tiba pergi. “Target yang tidak terpenuhi untuk swab test tersebut dikarenakan para pedagang tiba-tiba menghilang begitu saja saat para petugas datang. Saya lihat itu dagangannya ada, tapi orangnya tidak ada. Sudah dicoba tadi dua kali dilihat langsung ke lokasi sama Babinmas, Babinsa, dan tim dari Puskesmas Pataruman 1, tapi masih tidak berhasil ketemu orangnya,” ucapnya.

Baca juga : Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar Bertambah 3 Orang

Hal serupa juga terjadi sehari sebelumnya saat swab test di pasar yang sama. Para pedagang mendadak tidak ada sebagian karena mendengar kabar akan adanya swab tersebut.

“Hari pertama kita targetkan melakukan swab test sebanyak 10, alhamdulillah terpenuhi. Tetapi hari kedua hanya terpenuhi 8 dengan target 21 orang. Hari ketiga ini 16 (target), tetapi terpenuhi 9 orang yang melakukan swab test,” jelasnya. Total yang menjalani swab test kontak erat dengan 3 orang pasien pedagang pasar sebanyak 27 orang.

Lebih lanjut, jika diperhatikan dalam peta sebaran virus Covid-19 yang bersumber dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota, ada penambahan pasien sebanyak 2 orang. Budi Hendrawan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar mengatakan pada Senin (10/11) ada penambahan sebanyak 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hari ini (kemarin, Red) ada penambahan 2 orang pasien positif, 1 orang warga Kelurahan Mekarsari yang merupakan kontak erat denga pasien pegawai apotik yang sebelumnya dinyatakan positif, 1 lagi warga Kelurahan Banjar, yang merupakan kontak erat dengan pedagang pasar. Jadi total pasien aktif sebanyak 28 orang yang sedang di rawat,” paparnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.