Pelajar Harus Paham Tentang Bahaya Narkoba

30

CIAMIS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Unigal menggelar kembali kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS sedunia yang bertempat di Aula SMKN 2 Ciamis Jalan Sadananya No. 21 Maleber Ciamis, (23/11/2018).

Menurut Drs. R. Dendy Budiana, M.Pd, selaku Wakasek Sarpras SMKN 2 Ciamis dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman bagi siswa-siswinya tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

“Sehingga para siswa tak mudah terpengaruh dan tak mudah tergiur dengan bujuk rayu narkoba dalam bentuk apapun, yang memang saat ini narkoba khususnya sudah begitu mengkhawatirkan semua pihak,” ujarnya.

Ia mengakui, dimasa remaja yang beranjak ke masa dewasa, yang cenderung masih labil, banyak adanya perubahan perubahan yang seringkali dipengaruhi dari lingkungan luar.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini akan membuka wawasan baru yang bermaanfaat bagi siswa SMKN 2 Ciamis yang merupakan penerus bangsa. Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini para siswa memiliki pemahaman dan kemampu menolak narkoba,” tandas Dendy.

Menurut AKBP Yaya Satyanagara, S.H., selaku Kepala BNNK Ciamis yang menjadi narasumber di kegiatan sosialisasi ini, masalah narkoba sudah sangat mengkhawatirkan, terlebih Presiden Republik Indonesia mengatakan “Indonesia Darurat Narkoba”.

“Kejahatan atau penyalahgunaan narkoba akan berdampak lebih dahsyat terhadap kehidupan manusia,” ujarnya.

Dijelaskannya, kejahatan-kejahatan bisa muncul ketika manusia beranjak remaja hingga dewasa, sedangkan narkotika sudah muncul ketika manusia masih berada dalam kandungan.

Yaya menuturkan, narkoba tidak hanya bisa ditangani oleh BNN dan aparat saja, namun perlu adanya kerja sama dari semua pihak termasuk di lingkungan pendidikan.

“Salah satu upayanya dengan melaksanakan sosialisasi tentang bahaya narkoba di lingkungan sekolah seperti,” katanya.

Selain menerangkan narkoba beserta jenis dan bahayanya, Yaya juga menyampaikan pesan kepada peserta untuk tidak menyalahgunakan narkoba.

“Termasuk jika ada keluarga, teman yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, segara lah untuk melapor kepada pihak terkait atau langsung kepada BNN untuk direhabilitasi baik secara Rehabilitasi Medis atau Rehabilitasi Sosial,” pungkas Yaya. (rls)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.