Pelajar Maling Motor di Mall

287
INTEROGASI. Penyidik Polsek Cihideung menginterogasi RA (13), pelajar yang diduga mencuri motor di parkir Mayasari Plaza, Jumat (17/8).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Salah seorang pelajar SMP di Kota Tasikmalaya, RA (13) diamankan Polsek Cihideung, Jumat (17/8). Warga Kecamatan Cihideung ini diduga mencuri sepeda motor di kawasan parkir Mayasari Plaza (MP).

Hal itu bermula ketika korban, Intan Nurhayati (23) kehilangan motor Yamaha Mio bernopol Z 4446 KI di parkir Mayasari Plaza, Kamis (16/8) malam.

Korban melapor ke petugas parkir yang ada di lokasi tersebut. “Saya mau pulang sekitar jam sembilan malam (21.00), motor sudah enggak ada,” ungkapnya kepada Radar.

Intan pun pulang ke rumah di antarkan temannya. Dia bingung karena sepeda motor itu milik kakaknya. “Punya kakak, karena dia di Bandung motornya dipinjam pakai sama saya,” tuturnya.

Koordinator keamanan parkir Mayasari Plaza Teteng Dalili (60) mengaku kaget mendapat laporan dari korban. Dia berupaya mencari tahu dengan bekal nomor polisi sepeda motor yang hilang itu. “Sampai malam saya ngumpul sama petugas parkir untuk mencari informasi, tapi tidak ada yang tahu,” katanya.

Jumat siang sekitar pukul 11.00, dia selintas melihat sepeda motor dengan plat nomor yang sama sedang didorong oleh anak kecil di persimpangan Selaawi, Cihideung. Dia pun menghubungi petugas parkir untuk memastikan plat nomornya. “Saya pulang dari rumah orang tua saya, mungkin karena kepikiran terus jadi peka waktu melihat motor itu,” terangnya.

Setelah dipastikan, nomor polisi motor tersebut cocok. Teteng pun mengejarnya. Saat itu, terduga pelaku sedang mengisi bahan bakar di Pertamini Jalan Situ Gede. Tanpa kompromi, anak itu langsung diajak ke MP.

Sementara, RA mengaku disuruh membawa motor dari MP itu oleh pria berinisial R yang memberikan kunci kepadanya. Motor dengan kunci yang sudah rusak itu berhasil dinyalakan dan dibawanya.

Pelajar kelas VIII SMP ini berdalih tidak tahu kalau R memanfaatkannya untuk mencuri sepeda motor. “Saya hanya disuruh,” katanya.

Namun, RA mengaku sebelumnya pernah mencuri sandal di Selaawi pada Ramadan. Saat itu dia tidak dilaporkan ke aparat kepolisian. Hanya dibina warga setempat. “Belum pernah nyuri motor,” ujarnya.

Kemarin, pencurian motor juga terjadi di wilayah Cisumur, Kawalu. Pelakunya Er (21) yang mengambil vespa milik Irgan Anugrah Gunawan (22) yang terparkir di depan rumahnya sekitar pukul 11.30.

Irgan sempat mengejar pelaku sampai akhirnya motor itu terlihat di persimpangan Padayungan. Karena Er tidak mau berhenti, dia berupaya menjatuhkannya dengan menendang bagian belakang vespa sebanyak tiga kali. “Akhirnya dia jatuh, saya juga ikut jatuh,” kata Irgan.

Dia pun berkelahi di tengah jalan, awalnya warga menganggap itu perkelahian biasa. Setelah Irgan meneriakinya maling, warga pun berdatangan dan memberikan bogem mentah kepada Er.

Kapolsek Cihideung Kompol Setiyana mengatakan kasus pencurian yang diduga dilakukan RA (13) akan dikembangkan. Karena RA mengaku disuruh oleh pria berinisial R. “Kalau untuk yang di Cisumur, kami limpahkan ke Polsek Kawalu,” tutur dia. (rga)

loading...