Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.9%

2.3%

0.2%

4.4%

19.5%

11.3%

0%

0.1%

0%

0%

Pelaku Pecah Kaca di Kota Banjar Diduga 2 Orang

105
0
PENYELIDIKAN. Kapolsek Banjar Kompol Dadi Suhendar SH didampingi Panit Reskrim Ipda Sudarto diwawancarai terkait aksi pencurian dengan modus pecah kaca. Saat ini polisi masih memburu para pelaku. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
PENYELIDIKAN. Kapolsek Banjar Kompol Dadi Suhendar SH didampingi Panit Reskrim Ipda Sudarto diwawancarai terkait aksi pencurian dengan modus pecah kaca. Saat ini polisi masih memburu para pelaku. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Suzuki Swift bernomor polisi AD 9263 JU yang terparkir di pinggir Jalan Kapten Jamhur Lingkungan Sukarame Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar menjadi sasaran aksi pencurian modus pecah kaca Kamis siang (23/1). Uang sekitar Rp 60 juta yang disimpan di mobil raib dibawa pencuri.

Korban pecah kaca mobil, Andi Gunawan (35) menuturkan saat itu tengah menitipkan satu unit komputer ke salah satu tempat servis di sekitar Palang Pintu Kereta Api. Mobil dia parkir di pinggir Jalan Kapten Jamhur. Tak lama, dia mendengar teriakan maling.

“Selang satu menit menurunkan komputer ke tempat servis, terdengar ada yang teriak maling. Saya coba lihat, ternyata kaca mobil depan bagian kiri sudah pecah dan uang Rp 60 juta raib,” ujarnya kepada wartawan di Mapolsek Banjar.

Kata dia, sebelum kejadian dirinya mengambil sekitar Rp 60 juta di salah satu bank di perempatan Jalan Letjen Suwarto. Uang tersebut untuk upah pekerja. Uang itu dia masukan ke tas selempang warna hitam.

Setelah dari bank, dirinya meluncur ke tempat servis komputer. Tas disimpan di jok penumpang bagian depan.

“Tak ada yang curigai sama sekali saat di jalan, karena banyak yang mengendarai sepeda motor. Apalagi jarak bank ke lokasi (tempat servis, Red) dekat,” kata dia.

Kapolsek Banjar Kompol Dadi Suhendar SH mengatakan aksi pecah kaca saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran.

“Kita masih lakukan lidik dulu, pelaku yang diduga berjumlah dua orang kabur ke arah barat saat melakukan aksinya di siang bolong,” ujarnya didampingi Panit Reskrim Ipda Sudarto kepada wartawan di halaman Mapolsek Banjar Kamis (23/1).

Diduga pelaku sudah mengikuti korban sejak dari bank, sehingga ketika ada kesempatan dan korban lengah pelaku melakukan aksinya. Uang yang disimpan di mobil sebanyak Rp 55.300.000 dan berkas milik beberapa konsumen perumahan raib.

 Baca Juga : Kaca Mobil Dipecah, Uang 60 Juta di Jok Raib Dimaling

“Setiap membawa barang atau mencairkan sejumlah uang, baik dalam jumlah banyak atau sedikit jangan membiasakan disimpan di dalam kendaraan,” ujarnya.

Kata Dadi, pengendara sebaiknya meminta dikawal anggota kepolisian. Hal itu untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perampok, pecah kaca dan lainnya.

“Kita selalu mengimbau untuk pengawalan dari kepolisian, tidak ada uang pengawalan alias gratis,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya, korban merupakan pegawai PT Graha Santosa Singasana, pengembang properti atau perumahan (Az Zahra).

Terpisah, Pengembang Perumahan Az Zahra Ir H Soedarsono membenarkan korban pecah kaca merupakan stafnya yang tengah mengambil sejumlah uang di bank. Dirinya menyayangkan stafnya membawa uang dari bank tidak langsung ke kantor.

Terang dia, uang tersebut rencananya untuk membayar material dan upah pekerja di proyek pembangunan perumahan
Salah seorang warga Endang (62) mengatakan saat itu sedang berjualan.

“Pelaku ((orang yang dicurigai) sempat ngobrol sama saya, nanya-nanya. Namun saya tidak perhatikan dengan jelas karena sedang fokus membuat lengko,” ujarnya.

Dia tidak menaruh curiga kalau yang sempat diajak ngobrol ternyata perampok. Dia mengatakan orang yang diduga pelaku pecah kaca menggunakan jaket. Badannya tinggi.

“Ketika mengetahui ada kejadian, teriak maling dan warga yang mengejar,” katanya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.