Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Pelaku Siram Air Keras Kepada Pasutri di Pangatikan Garut Ditangkap, Ini Alasannya..

82
0
DIPERIKSA. Pelaku penyiraman air keras dimintai keterangan oleh anggota polisi kemarin. Pelaku mengaku menyiram korban karena dendam lama.

WANARAJA – Unit Reskrim Polsek Wanaraja menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap pasangan suami-istri Osin (56) dan Erna (33) di wilayah Kecamatan Pangatikan beberapa waktu lalu. Pelaku berinisial M ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Babelan, Bekasi Selasa (21/7).

Kapolsek Wanaraja Kompol Liman Heryawan mengatakan setelah melakukan penganiayaan terhadap pasutri itu, pelaku langsung melarikan diri ke beberapa tempat.

Baca juga : 130 Korban PHK di Garut Dapat Perhatian dari Pemkab

Sebelum ke Bekasi, pelaku tinggal di hutan dan beberapa tempat lainnya di wilayah Garut. “Ketika pelaku lari ke Bekasi, kami langsung mendapatkan informasi dan kami langsung amankan pelaku di sana (Bekasi),” ujar Liman kepada wartawan, kemarin.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku, M mengakui perbuatannya. Kepada petugas, M merencanakan aksi penganiayaan tersebut dengan menyiapkan air aki yang dicampur dengan getah caruluk.

“Jadi pelaku ini memiliki dendam kepada Osin. Dendamnya sejak tahun 2002, saat Osin menceraikan adiknya. Rupanya dendamnya masih dirasakan sampai saat ini, sehingga timbul lah aksi penganiayaan,” ungkapnya.

Liman menyebut akibat perbuatannya, M dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Sebelumnya, pasangan suami-istri (pasutri) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan mantan adik iparnya. Peristiwa itu terjadi di Kampung Patrol Desa Sukahurip Kecamatan Pangatikan Kamis (25/6).

Baca juga : Puluhan Santri Ponpes Darussalam Kersamanah Garut Di-Swab Test

Kedua korban, yakni Osin (56) dan istrinya Erna (33) mendapatkan perawatan di rumah sakit, karena mengalami luka serius di kepala dan wajahnya.

Kapolsek Wanaraja Kompol Liman Heryawan mengatakan kejadian yang dialami pasutri itu terjadi saat keduanya sedang bekerja di kebun. Saat itu, pelaku yang merupakan mantan adik ipar korban, berinisial M, datang ke kebun dan langsung melakukan penganiyaan terhadap kedua korban. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.