Pelaku Usaha di Kota Tasik Buka Sampai Jam 20.00, Kegiatan & Kerumunan Harus Bubar

4732
9
radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik, mulai Selasa (29/09) membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19.

Wali Kota Tasimalaya, Budi Budiman mengatakan, pihaknya sepakat untuk membatasi kegiatan seni, budaya, ekonomi, dan lainnya, hingga pukul 20.00 WIB. Setelah itu, semua pelaku usaha harus tutup.

“Mohon masyarakat memahami. Kalau masyarakat disiplin, mereka adalah pahlawan sosial,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Budi menerangkan, kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang lebih tinggi.

Sebab, saat ini kasus terkonfirmasi di Kota Tasikmalaya terus meningkat. Terakhir, dalam satu hari ditemukan 33 kasus baru positif Covid-19.

Menurut dia, selama ini masyarakat masih ada saja yang abai protokol kesehatan.

Loading...

Bukan dalam penggunaan masker, melainkan masyarakat sulit untuk menerapkan jaga jarak ketika berada di kerumunan.

Karena itu, Pemkot Tasikmalaya akan membatasi kegiatan pada malam hari.

“Kita khawatir. Kemampuan kita sudah pada batas maksimal. Kalau bertambah terus, risiko semakin besar,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mendukung rencana pembatasan kegiatan malam itu.

Sebab, kata dia, saat ini sudah banyak bermunculan kasus dari transmisi lokal di Kota Tasikmalaya.

“Pembatasan aktivitas malam hari dan operasi itu penting, agar penularan yang tak terdeteksi bisa terputus. Karana sudah dipastikan ada transmisi lokal,” tuturnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya hingga Selasa (29/09) malam, total terdapat 145 kasus terlonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 59 orang telah dinyatakan sembuh, 78 orang masih dalam perawatan, dan delapan orang meninggal dunia.

(rezza rizaldi)

Baca Juga :

Kota Tasik Darurat Corona, Rusunawa Unsil Penuh Pasien

Loading...
loading...

9 KOMENTAR

  1. Kegiatan malam hari bagi para pelaku usaha dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Emang Covid-19 berkeliaran di malam hari gtu? Kayak lagu Doel Sumbang aja…

    Nu matak barudak ulah osok ulin peuting
    Sabab peuting loba jurig nyiliwuri
    Bisi tibeleset tuluy dikekesed
    Malahan bisa pareum digegel virus…rus rus rus ruuss…

  2. Patroli k dadaha sing sering, terutama k lapang tenis..
    Sore jng malam terutama, sok seueur nu kumpul teu manfaat (knalpot gandeng solobong) nu ngaganggu warga jng nu keur olahraga tenis jng silat..

  3. Atawa korona keluar pada malam hari bapk”/ibu” yang mengerti tolong d jelaskan .
    Dn knapa skolah d larang mol mol masih d buka dan jaga jarak d wajibkan hanya pada acara agama sesngkn yang lain tidak . … Mohon penjelasannya

  4. Lah pak… 4 hari lalu aja di vila djokro puncak malah ada acara abg, bermalam pula… Sdangkan di tasik cafe cafe sbelum kotanya msuh pda ga nurut !! Msih banyak yg kumpulan

  5. Daerah Engsun jga msih bnyak yg pda kumpulan di angkringan pinggir… Msaa iyaa gda yg patroli… Ktanya PSBB KETAT tpi msih ada aja yg nongki di cafe, nongki di emperan, gda yg bermasker…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.