Pelaku Usaha Dituntut Kreatif

30
0
BIMTEK. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar Ian Rakhmawan (dua dari kiri) melihat peserta saat bimtek di salah satu rumah makan Kamis (21/11). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
BIMTEK. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar Ian Rakhmawan (dua dari kiri) melihat peserta saat bimtek di salah satu rumah makan Kamis (21/11). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Masyarakat dan pelaku usaha dituntut lebih kreatif dalam mengolah makanan. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar Ian Rakhmawan saat bimbingan teknis (bimtek) olahan makanan bahan baku ikan di salah satu rumah makan Kamis (21/11).

“Tidak hanya bimtek seperti biasa, tapi peserta dari perwakilan ibu-ibu PKK, PKH, Bumdes, PHRI, pelaku usaha langsung praktik mengolah makanan dari ikan menjadi suatu olahan yang banyak diminati masyarakat, seperti bakso ikan dan lainnya,” ujarnya.

Kata dia, ikan tidak hanya digoreng atau dibakar. Tapi bisa dimodifikasi. “Kita hadirkan narsum langsung dari ahlinya dan juga pelaku usaha yang sudah sukses di bidang perikanan,” tuturnya.

Pemateri Wahyu Irjam Purnama mengatakan supaya memiliki value tinggi, ikan tidak hanya dikirim atau dijual dari Banjar ke Bandung dalam keadaan masih hidup. Tapi harus diubah menjadi olahan makanan menarik.

“Ikan segar, baik ikan laut atau tawar bisa diolah menjadi berbagai olahan makanan. Tergantung kreativitas kita ingin mengolah seperti apa. Bisa jadi ekkado, siomay, baso ikan,” katanya.

Kasi Pengembangan Sumber Daya Industri Dewi Paramita Mayasanti menambahkan kegiatan bimtek juga sebagai upaya mendukung gerakan makan ikan. “Ini bekal ibu-ibu PKK, pelaku usaha dalam meningkatkan kreativitas mengolah makanan,” imbuhnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.