Pelaku Wisata Desak Pemkab Garut Menuntaskan Infrastruktur

75
0
SEPI PENGUNJUNG. Beberapa wisatawan berkunjung ke TSC Jumat (4/1). Pelaku wisata di Kabupaten Garut berharap pemerintah kabupaten segera menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan.

KADUNGORA – Para pelaku wisata di Kabupaten Garut mendesak pemerintah kabupaten menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan yang saat ini belum selesai. Mangkraknya pembangunan jalan dan jembatan dianggap mengganggu tingkat kunjungan wisatawan.

“Memang sangat berpengaruh sekali terhadap kunjungan wisata ini. Kalau infrastrukturnya jelek, kunjungan juga menurun,” ujar Pengelola Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin kepada wartawan Jumat (4/1).

Menurut dia, saat ini infrastruktur jalan yang belum diselesaikan khususnya di wilayah Kecamatan Kadungora yakni jalur lingkar. Selain jalan yang belum selesai, di wilayahnya juga ada perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang bisa membahayakan pengunjung.

“Kami sudah ajukan kepada Pemkab Garut, tetapi tidak ada respon. Seharusnya ini direspon karena menyangkut keselamatan wisatawan dan masyarakat,” terngnya.

Dia mengatakan dengan kondisi jalan saat ini tak sedikit wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk berlibur ke Garut. “Jalan belum beres ini menimbulkan kemacetan, jadi wisatawan juga males datang ke Garut,” terangnya.

Buktinya, kata dia, musim liburan tahun ini wisatawan yang datang ke Taman Satwa Cikembulan (TSC) tidak begitu ramai. “Pengunjung memang ada setiap harinya, tetapi kurang ramai,” terangnya. Dirinya berharap pemerintah kabupaten segera membereskan seluruh proyek infrastruktur yang belum tuntas karena mengganggu kenyamanan pengunjung.

Tiyan Yuliani (25) wisatawan asal Bandung mengaku terganggu dengan kemacetan yang terjadi di wilayah Kadungora. “Tadinya mau ke Darajat, tapi macet. Jadi di sini saja (TSC, Red),” terangnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.