Pelanggar Lalin di Garut 80% Akan Ditindak

18
PENYEMATAN PITA. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK menyematkan pita Operasi Zebera Lodaya 2018 kemarin. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

KARANGPAWITAN – Satuan Lalu Lintas Polres Garut akan mengadakan Operasi Zebra. Razia kendaraan bermotor itu dilaksanakan 30 Oktober sampai 12 November 2018.

Polisi akan lebih mengedepankan tindakan represif atau penindakan langsung kepada para pengendara yang melanggar lalu lintas (lalin) di jalan raya.

”Kami 80 persennya represif atau penindakan langsung kepada pengemudi yang melanggar. Sisanya preventif,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK kepada wartawan usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Lodaya 2018 di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Selasa (30/10).

Dalam Operasi Zebra 2018, Polres akan menyasar para pengendara yang ketahuan melanggar. Seperti tidak menggunakan helm. Bonceng lebih dua orang.

Kendaraan pribadi pakai rotator dan kendaraan yang belum membayar pajak.

”Pengendara yang belum cukup umur, tak punya SIM, kelengkapan kendaraan dan pajak akan kami tindak,” ujarnya.

Dalam operasi ini, kata dia, pihaknya tidak akan pandang bulu. Jika ada anggota polisi yang melanggar pun akan dilakukan penindakan.

”Semua orang akan ditertibkan. Termasuk polisi, tentara kalau salah akan ditertibkan. Pada waktunya akan libatkan PM (Polisi Militer) dan Dinas Perhubungan juga,” katanya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.