Pelanggar Prokes di Pangandaran Didenda Rp50 Ribu

22
0
Deni nurdiansah / radar tasikmalaya
Deni nurdiansah / radar tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Pangandaran Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, mereka yang melanggar protokol kesehatan akan dikenai sanksi administratif. Aturan tersebut ditandatangani langsung Jumat (29/1), oleh Plh Bupati Pangandaran H Kusdiana.

Rencananya kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai 1 Februari hingga 9 Februari. Dalam instruksi tersebut disebutkan bahwa hal itu sebagai upaya penegakkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 secara terencana, sistematis dan terkendali.

Denda administrasi yang diberikan kepada mereka yang melanggar atau tidak memakai masker untuk pertama kali sebesar Rp 20 ribu dan pelanggar kedua sebesar Rp 50 ribu.

Mereka yang dikenakan sanksi akan mendapat tanda bukti sesuai ketentuan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Pangandaran Nomor 61 Tahun 2020tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga : Tak Bawa Rapid Test, Bus dan Kendaraan Pribadi ke Pangandaran Dipaksa Putar Balik

loading...

Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin mengatakan instruksi tersebut kini sedang disosialisasikan hingga tingkat kecamatan. ”Jadi dalam pelaksanaan penegakkan disiplin protokol kesehatan ini, bukan hanya kewenangan satpol PP saja,” kata dia kepada Radar Minggu (31/1).

Kata dia, pemberian sanksi tersebut sifatnya mengikat, bagi siapapun yang berada diwilayah Pangandaran. “Jadi kalau dari luar daerah pun bisa ditindak,” ujarnya.

Undang mengatakan selama ini memang masih banyak masyarakat yang kurang patuh terhadap protokol kesehatan. ”Jadi ini sebagai terapi kejut bagi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan,” jelasnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.