Pelari Disuguhi Suasana Pedesaan

22
SEMANGAT. Para peserta Jabar International Marathon (JIM) 2018 menuju garis finish di Pantai Pamugaran, Pangandaran Minggu (2/12). Rencananya JIM akan menjadi agenda tahunan di Pangandaran.

PANGANDARAN – Lebih dari seribu pelari memeriahkan kegiatan Jabar International Marathon (JIM) 2018 di Pantai Pangandaran, Minggu (2/12). Sebanyak 70 pelari diantaranya merupakan atlet dari luar negeri.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat H Yudha M Saputra mengatakan Jabar International Marathon merupakan kegiatan perdana yang digelar di Pangandaran.
“Rencananya kita akan gelar rutin setiap tahun, untuk awal kegiatan kali ini lebih dari seribu peserta dari berbagai daerah dan luar negeri. Sebanyak 70 peserta dari luar negeri datang dari Jepang, Ethopia, Korea, China, Malayasia, Kenya, dan Angola,” ungkapnya kepada Radar.

Dikatakannya, para peserta melintasi rute di sepanjang garis Pantai Pangandaran hingga obyek wisata Pantai Batu Hiu, Parigi.

Pemprov Jabar Jawa Barat berharap JIM bisa menjadi agenda olahraga tahunan berskala internasional di Jawa Barat. “Kita belum mendapatkan sertifikasi IAAF dan akan mengupayakan untuk mendapatkannya dalam penyelenggaraan tahun depan, tempat dan rute-nya tidak boleh berubah,” ujarnya.

Selain itu, dia berharap ada pemecahan rekor dalam setiap penyelenggaraan JIM. Kategori yang dilombakan diantaranya Full Marathon sejauh 42,195 kilometer dalam waktu tempuh 7 jam. Kategori Half Marathon 21,0975 km dengan waktu tempuh 4 jam.
Ditambah ada kategori 10 km dalam waktu tempuh 2 jam dan 5 km dengan waktu tempuh 1 jam. “Dalam kategori full marathon peserta akan melewati rute terjauh, start dari jalan Pamugaran, kemudian melintasi Parigi-Cijulang dan finis di jalan raya Pamugaran,” ujarnya.

Menurutnya, rute JIM menyuguhkan pemandangan berbeda untuk para pelari.
“Dengan rute ini, para pelari menikmati lanskap pantai di sepanjang Pantai Barat
Pangandaran dan melewati suasana pedesaan dan kampung nelayan di kawasan Pantai Bojongsalawe Parigi,” kata dia.

Kegiatan JIM menjadi daya tarik wisata sehingga meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Pangandaran. “Sejalan dengan program Pemprov Jabar yang dicanangkan pak Gubernur Ridwan Kamil  dalam pengembangan pariwisata Jabar Selatan,” tambahnya.

Dikatakannya, hadiah total yang disiapkan mencapai Rp 619 juta per kategori dengan rincian full maraton Rp 151.650.000, half maraton Rp 83.425.000, 10 kilometer Rp 47.150.000 dan 5 kilometer Rp 27.600.000. “Kita perbanyak kategori, sehingga  yang memenangkan hadiah banyak, masing-masing putra dan putri juga dibedakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan kesempatan penyelenggaraan event besar di Pangandaran.
“Pelaksanaan JIM 2018 kita diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan tentunya menjadi salah satu kegiatan yang menunjang Program Pemprov Jabar dalam pengembangan pariwisata di Pangandaran,” ungkapnya.

Hasan Enen (76), salah seorang peserta ter­tua dari Gasibu Runner Club mengaku se­nang bisa berlomba di Pangandaran. Ia tidak memiliki target juara, namun percaya di­ri bisa menyelesaikan rute 10 kilometer da­lam waktu kurang dari 1 jam. “Saya masih kuat ikut lari yang 21 kilometer, targetnya yang penting menjaga badan tetap sehat,” ujarnya.

Ia datang ke Pangandaran bersama rekan-rekannya sesama pelari di Bandung. “Kita memang sering ikutan lomba, kalau di Bandung seminggu sekali rutin lari bersama,” pungkasnya. (nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.