Hanya Mampu Cetak 50 Blangko Sehari

Pelayanan E-KTP Lambat

173
0
PROTES E-KTP. Koalisi Masyarakat Sipil Pakidulan (KMSP) berunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran memprotes mengenai pelayanan E-KTP yang lamban, Rabu (9/5). (Deni Nurdiansah / radartasikmalaya.com)
Loading...

PARIGI – Sekelompok massa yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Pakidulan (KMSP) melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran terkait masalah E-KTP, RTRW dan aset pemkab.

Koordinator lapangan (korlap) aksi Anton mengatakan pihaknya datang ke DPRD dengan maksud menanyakan masalah pencetakan E-KTP yang masih banyak kendala di lapangan.

“Karena secara substansi, masalahnya bukan pada blangko, karena itu sudah selesai. Tidak semuanya jadi alat bukti di KPK. Nah, kenapa sekarang masih banyak warga Pangandaran yang belum memiliki E-KTP,” jelasnya kepada Radar, Rabu (9/5).

Menurut dia, ada pelayanan yang kurang maksimal dari pemerintah. Banyak masyarakat yang berjam-jam menunggu untuk dibuatkan E-KTP.

“Entah itu pemerintahnya yang euforia, sistemnya belum disiapkan atau memang petugasnya ketakutan,” tuturnya.

Loading...

Hal itu, kata dia, harus menjadi perhatian utama pemerintah. Karena menjadi prinsip dasar pemerintahan.

“Adanya pemerintah karena ada rakyat. Rakyat ini kan perlu identitas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran Tantan Roesnandar mengatakan bahwa saat ini mesin pencetak yang mereka miliki hanya mampu mencetak 50 blangko E-KTP per harinya.

“Itu adalah mesin pengadaan 2011. Kami sudah pernah mengajukannya pengadaan 2015. Tapi tidak terlaksanakan,” jelasnya.

Sementara itu, saat ini mereka mendapatkan blangko sebanyak 20.000 buah dari Ditjen Dukcapil.

“Waktu itu Ditjen Dukcapil minta kita untuk menghabiskan blangko tersebut dalam waktu dua minggu. Tapi kita bilang tidak sanggup. Karena keberadaan mesin yang tidak memadai,” ujarnya.

Saat ini, warga yang baru memiliki E-KTP baru sekitar 57 persen atau sekitar 135 ribu orang.

“Kalau untuk perekaman sudah 95 persen lebih,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Sekda Pangandaran Mahmud mengatakan bahwa pemkab siap memprioritaskan pengadaan mesin cetak yang baru untuk mempercepat percetakan E-KTP.

“Kita juga siap melobi permintaan blangko agar pencetakan bisa lebih cepat,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.