Pelayanan RSUD Ciamis Dibuka Lagi

46
0
DIBUKA LAGI. Pelayanan medis di RSUD Ciamis kini telah dibuka kembali. Sebelumnya pelayanan di RSUD Ciamis sempat ditutup karena ada puluhan tenaga kesehatan positif corona. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Pelayanan di RSUD Ciamis mulai dibuka. Sebelumnya, pelayanan di rumah sakit milik pemerintah itu sempat ditutup karena ditemukan puluhan tenaga kesehatan positif Covid-19.

Direktur RSUD Ciamis dr Rizali Sofiyan menyampaikan bahwa saat ini pelayanan di RSUD Ciamis telah kembali dibuka. Seperti poliklinik, rawat jalan, rawat inap dan IGD telah kembali dibuka.

Pembukaan kembali RSUD Ciamis memanfaatkan tenaga-tenaga medis yang sehat. Mereka menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Pasalnya sampai sekarang ada 46 orang yang kena Covid -19 dan satu orang dinyatakan sudah sembuh serta sisanya mulai membaik,” ungkap Rizali saat dihubungi Radar, Selasa (8/12).

Di luar satu orang yang telah dinyatakan sembuh, 45 tenaga kesehatan RSUD Ciamis, yang saat ini mulai membaik, kata dr Rizali, mereka menunggu hasil swab test ulang.

Loading...

“Jadi satu hasilnya sudah negatif dan sembuh, namun masih istirahat dulu dalam pemulihan,” kata dia memaparkan.

Baca juga : Wisatawan dari Zona Merah Akan Ditolak, Objek Wisata di Ciamis Batasi Pengunjung 30%

Setelah penutupan pelayanan beberapa hari ke belakang, saat ini sebagai langkah antisipasi terjadinya penularan Covid-19, pihak RSUD Ciamis merutinkan penyeterilan ruangan dan sangat memperketat protokol kesehatan.

“Jadi upaya kami tetap ketat protokol kesehatan, penyeterilan pun kami utamakan rutin,” kata dia menjelaskan.

Dihubungi terpisah Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni mengiyakan saat ditanya tentang tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas banyak yang tertular corona.

“Semua nakes (tenaga kesehatan yang positif corona, Red) diisolasi mandiri. Sementara puskesmas yang tadinya ditutup sekarang telah dibuka kembali,” ujarnya.

Dia mengajak semua pihak melawan Covid. Karena Covid-19 tidak hanya menyerang tenaga kesehatan, namun juga masyarakat umum. Untuk itu, semua pihak harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara itu Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya, sehari sebelumnua, menjelaskan saat ini kasus Covid-19 di Ciamis semakin bertambah. Sebanyak 21 orang meninggal dunia, 220 sembuh dan 323 melakukan isolasi mandiri.

Bupati mengingatkan bila ada yang sudah divonis positif Covid-19 dan masih berkeliaran harus ditindak tegas karena itu bahaya menyebarkan. “Harus ditindak tegas. Ditangkap,” ujarnya tegas.

Rizali menambahkan bahwa dalam rapat penanganan Covid-19 di Pemkab Ciamis, Senin (7/12), bupati menyampaikan bahwa satgas harus diperkuat dan diingatkan kembali, baik sagas tingkat kecamatan ataupun tingkat desa. Termasuk membuat tempat isolasi bagi pasien yang tidak memungkinkan isolasi di rumah, baik di tingkat kecamatan atau tingkat desa. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.