Pemadaman Imbas dari Gangguan SUTET

PEMADAMAN BERGILIR. Seorang warga memanfaatkan lilin karena aliran listrik di rumahnya padam Jumat (7/9). Pemadaman ini terjadi karena adanya gangguan SUTET Paiton. (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Sejak Rabu (5/9), PLN Kota Banjar melaksanakan pemadaman listrik secara bergilir. Pemadaman ini imbas dari gangguan Transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Paiton yang mengakibatkan putusnya pasokan pada sistem jaringan listrik seluruh wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

“Untuk di Banjar sendiri pemadaman bergilir di satu titik akan berlangsung maksimal tiga jam. Jadwalnya pemadamannya tidak bisa diprediksi karena sesuai permintaan dari area. Untuk wilayah Priangan Timur sendiri ada tujuh rayon yang terdampak dari gangguan SUTET tersebut,” kata Supervisor Teknik PLN Kota Banjar Doddy Prastio via telepon Jumat (7/9).

Pemadaman bergilir yang dilaksanakan PLN Kota Banjar untuk mencegah devisit daya. Sebab, atas terjadinya gangguan SUTET, untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat terkena dampak beban padam sebesar 815,52 MW.

Menurutnya, pihak PLN saat ini berusaha menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit yang terdampak gangguan.

Namun PLN belum bisa memastikan kapan jaringan listrik kembali normal.

“Nah untuk normalisasinya lagi kita belum tahu karena belum ada kabar lagi dari PLN Distribusi Jabar. Mudah-mudahan secepatnya bisa diatasi,” kata dia.

Nurdin warga Lembur Balong Kecamatan Pataruman mengaku tidak mengetahui penyebab pemadaman, apakah karena gangguan jaringan atau pemadaman bergilir. Tak ada sosialisasi dari PLN.

“Ya meskipun hanya tiga jam tapi cukup mengganggu, apalagi ketika kegiatan yang membutuhkan tenaga listrik, pasti terganggu,” katanya.

Warga Batu Lawang Aisah berharap kerusakan jaringan segera teratasi.

“Cukup mengganggu apalagi terjadi setiap hari pemadamannya. Sebagai ibu rumah tangga banyak keperluan seperti menanak nasi, nyetrika, membutuhkan listrik. Sing engal lancar deui lah supados teu ngaganggu,” harapnya. (cep)

loading...