Pemain Meninggal saat Sepak Bola Antar Kampung Diduga Akibat Serangan Jantung

64
Ilustrasi serangan jantung.

KARANGPAWITAN – Enden (38), seorang pedagang aksesori keliling meninggal dunia saat bermain sepak bola pada turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) di Lapang Nagrog Kecamatan Karangpawitan Sabtu sore (20/7). Ayah tiga anak itu meninggal dunia saat tim yang dibelanya PS Setia Desa Situ Saeur Kecamatan Karangpawita melawan Media United.

Ketua panitia pertandingan mengatakan kejadiannya begitu cepat. Saat itu korban yang memainkan posisi pemain belakang langsung roboh di sudut kanan lapangan, tepatnya dekat area yang biasa digunakan pemain untuk tendangan penjuru. “Tiba-tiba saja yang bersangkutan tak sadarkan diri, kepala korban mengalami benturan keras ke tanah,” kata dia.

Korban yang telah tersungkur, kata dia, pucat dan kaku. Kedua mulutnya tertutup rapat hingga sejurus kemudian para pemain dan penonton yang hadir memberikan pertolongan untuk membuka mulut korban.

Setelah mulut korban terbuka, panitia memberikan bantuan selang nafas buatan dari tabung oksigen. Perlahan tubuh korban mulai bergerak dan langsung dilarikan ke RSUD dr Slamet. “Korban dinyatakan meninggal saat di rumah sakit. Dugaan sementara akibat serangan jantung,” katanya.

Akibat musibah tersebut, turnamen pertandingan sepak bola antar kampung tersebut dihentikan panitia. “Untuk pertandingan hari ini (kemarin) kami hentikan, kita masih koordinasi untuk menentukan kelanjutannya, apakah dilanjutkan atau tidak (ditutup),” katanya.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban diketahui memiliki rekam penyakit jantung sejak lama. “Memang dulu pernah juga seperti itu (tak sadarkan diri),” ujarnya.

Terpisah, Ketua Askab PSSI Garut Amirudin Latif mengatakan menyayangkan jatuhnya korban dalam pertandingan sepak bola. Dalam kompetisi sepak bola, kata dia, seharusnya terdapat unsur-unsur yang harus ada, seperti kesehatan hingga perangkat pertandingan. “Kalau dibenturkan dengan takdir ya selesai. Namun tentu kita juga ada aturan dan pelaksana harus bisa meminimalisasi hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Pihaknya berencana melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut. “Kejadian ini bisa jadi pembelajaran ketika melaksanakan kompetisi sepak bola,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.