Pemandu Wisata Harus Berlisensi

355
0
NANA SURYANA / RADAR TASIKMALAYA DIKLAT. Anggota HPI sedang mengikuti diklat peningkatan kualitas pemandu wisata di Hotel Sandaan, Pangandaran kemarin (6/11).

PANGANDARAN – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kabupaten Pangandaran berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan anggotanya di bidang kepemanduan. Melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, diharapkan para pemandu wisata di Pangandaran mampu mendongkrak kemajuan pariwisata.
“Semua pemandu wisata di Pangandaran harus berlisensi dan anggota HPI sendiri harus paham AD ART organisasi sehingga menjalankan profesinya secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tutur Ketua HPI DPC Kabupaten Pangandaran Tedi Kuswara di sela-sela kegiatan pelatihan Peningkatan Kualitas Anggota HPI di Hotel Sandaan, kemarin (6/11).
HPI Kabupaten Pangandaran secara swadaya sudah melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan. Termasuk upaya kaderisasi anggotanya. “Seiring berkembangnya pariwisata di Pangandaran, bermunculan obyek wisata baru dan melahirkan para pemandu lokal. Kami pun berupaya memfasilitasi karena banyak permintaan untuk menjadi anggota HPI,” ujarnya.
Menurut dia, dari kuota 100 anggota yang mendaftar, sebanyak 77 pemandu wisata di Pangandaran dinyatakan lolos dan dikukuhkan menjadi anggota HPI. “Dengan anggota HPI yang lama saat ini jumlah kami bertambah jadi sekitar 130 orang,” ujarnya.
Sebelumnya, kata dia, para peserta seleksi menempuh sejumlah tahapan pencalonan anggota. “Untuk menjadi anggota HPI itu harus terlebih dahulu memiliki sertifikasi pemandu yang dikeluarkan lembaga resmi. Kemudian juga pernah mengikuti pelatihan dasar kepemanduan yang diselenggarakan oleh HPI,” jelasnya.
Tedi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang mulai memberikan perhatian terhadap keberadaan HPI. “Kami berharap ada kesamaan pemahaman untuk sama-sama membangun pariwisata Pangandaran agar semakin baik sesuai keinginan Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadi tujuan wisata yang mendunia,” ungkapnya.
Kepala Bidang Organisasi HPI Provinsi Jawa Barat Nelson Nedo Darenoh mengatakan kualitas anggota HPI Jawa Barat sudah dikenal sebagai pemandu wisata profesional di Indonesia. “Sejak tahun 80-an, HPI Jawa Barat ini sudah dikenal yang terbaik, tidak hanya bekerja di wilayahnya tapi juga mampu membawa wisatawan keliling Indonesia dengan pelayanan yang baik,” terang dia.
Dirinya berharap kualitas HPI sebagai pemandu wisata profesional terus ditingkatkan. “Setiap tahun harus ada kegiatan-kegiatan peningkatan kualitas pemandu wisata,” ujarnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.