Pembakar Bendera di Garut Minta Maaf

57
DIAMANKAN. Tiga orang yang diduga melakukan pembakaran bendera diamankan di Mapolres Garut Selasa (23/10). Mereka meminta maaf.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Salah satu yang diduga pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di wilayah Limbangan pada kegiatan Hari Santri Nasional mengaku aksinya dilakukan secara spontan.

“Aksi ini spontan,” ujar salah satu pembakar yang tak boleh disebutkan inisial dan namanya tersebut kepada wartawan di Mapolres Garut Selasa (23/10).

Atas kejadian itu dirinya meminta maaf kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam di seluruh dunia.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyebut permintaan maaf salah seorang yang diamankan itu atas kesadaran mereka. Tidak ada intimidasi dari siapapun.

“Kesadaran dari mereka untuk meminta maaf. Menyampaikan sedikit kejadian yang dilakukan kemarin,” ucapnya.

Kapolres mengatakan pengamanan ketiga orang tersebut agar tak memperkeruh suasana.

“Sementara (barang bukti yang diamankan) baju yang dipakai kemarin dan korek api. Untuk bekas pembakaran sudah jadi abu, kena angin hilang. Hanya keraknya saja,” ujarnya.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut bersama TNI dan Polri, sebelumnya, mengadakan pertemuan Senin (22/10).

Mereka membahas adanya pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Alun-Alun Limbangan, Garut.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengaku sudah mengamankan tiga orang atas kejadian tersebut.

“Tiga orang sudah kami amankan,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Masjid Agung Limbangan Senin (22/10). Satu orang lagi masih dalam proses untuk diamankan. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.