Pembangunan Gedung Puskesmas di Cibeureum Kota Tasik Mengecewakan, Ini Kata Yusuf..

137
0
MONEV. Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf saat memonitor pembangunan di wilayah Kecamatan Cibeureum Selasa Siang (3/11). Diskominfo Kota Tasikmalaya

CIBEUREUM – Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengingatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pelaksana dan pengawas pekerjaan infrastruktur pemerintah.

Bahwa tahun ini, merupakan tahun kualitas yang mana seluruh kegiatan pembangunan harus menunjukkan mutu dan kualitas baik.

Hal itu diungkapkan H Yusuf saat monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan fisik Tahun Anggaran 2020 di wilayah Kecamatan Cibeureum, Selasa (3/11).

Yusuf yang memimpin langsung monev, sempat dikecewakan pihak ketiga pelaksana pekerjaan. Lantaran saat tim memonitor pembangunan Puskesmas Cibeureum, dirinya tidak menerima laporan hasil pekerjaan yang sesuai.

Kemudian, Yusuf pun meminta laporan progres hasil pekerjaan, sayangnya pihak konsultan pengawas tidak bisa menunjukkannya dengan dalih belum dicetak atau di-print.

Baca juga : Debat Calon Bupati Tasik & Wakilnya Akan Disiarkan Langsung di Radar Tasikmalaya TV

Kontan orang nomor dua di Pemkot Tasikmalaya ini, pergi meninggalkan lokasi pembangunan.

“Seolah mereka abai adanya monev. Kan ini tentu sudah tahu, kalau pembangunan pasti dimonitoring. Harusnya sudah siapkan segala sesuatu yang akan kita cek,” katanya saat meninjau peningkatan jaringan irigasi Cimulu Blok Ciakar, kemarin (3/11).

Ia mengaku kecewa, meski saat itu sedang melaksanakan progres pekerjaan. Saat ia mendatangi lokasi, tanpa menyiapkan laporan progres harian pekerjaan. Otomatis pihaknya sulit mengevaluasi.

“Mau dievaluasi apanya, kalau data saja tidak ada.
Maka, kami tangguhkan dulu evaluasinya dan agendakan turun lagi ke sana (Pembangunan Puskesmas Cibeureum, Red),” keluh Yusuf.

Tidak tanggung-tanggung, Yusuf meminta pihak kecamatan turut serta memonitoring pelaksanaan fisik di wilayah tersebut. Supaya hasil pembangunannya bisa sesuai harapan.

Bahkan, lanjut Yusuf, pihaknya akan menerjunkan Inspektorat untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan gedung puskesmas tersebut.

“Harusnya, laporan harian progres pekerjaan harus ada, konsultan pengawas itu kan mata dan telinganya pemerintah, jadi dia harus standby mengawasi pelaksanaan kegiatan fisik yang menjadi tanggungjawab,” kata dia memaparkan.

“Apalagi, sudah kita booming-kan dari tahun lalu, bahwa tahun ini adalah tahun kualitas, setiap pekerjaan fisik atau apapun, harus betul-betul mengedepankan kualitas. Jadi saya tegaskan, jangan main-main dalam urusan itu,” sambung Yusuf.

Kejadian tersebut berbuntut semua konsultan pengawas yang berkaitan pekerjaan fisik akan dikoreksi kinerjanya. Yusuf menilai mereka sudah dibiayai Pemkot, otomatis harus menjadi mata dan telinga dalam mengawasi kegiatan pembangunan.

“Termasuk dinas-dinas terkait, seperti PUPR, Perwaskim juga ada fungsi Wasdal. Mohon dilaksanakan agar pembangunan berjalan baik,” harapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.