Pembangunan Taman Jangan Jadi Blunder

1
DIREHAB. Pembangunan dan rehab Masjid Baiturrahman Bojongkoneng Singaparna terus digenjot untuk selesai Desember tahun ini Rabu (22/8). (Diki Setiawan/radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Singaparna Asep Abdul Rofiq meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya melakukan pertimbangan dari berbagai unsur terkait pembangunan taman di depan Masjid Baiturrahman.

“Saya tidak ingin pembangunan taman ini malah menjadi blunder bagi pemerintah. Karena kita ketahui bersama taman-taman yang ada saat ini tidak jelas pengelolaannya dan banyak yang disalahgunakan oleh anak-anak muda,” ujarnya kepada Radar, Rabu (22/8).

Kata dia, pembangunan ini jangan sampai menjadi persoalan baru. Apalagi kawasan taman itu tepat berada di depan masjid. Maka dari itu harus dipersiapkan dalam berbagai aspek untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Menurutnya, dari segi estetika memang akan sangat menarik pembangunan ruang terbuka hijau di depan masjid. Akan tetapi harus ada pengawasan yang lebih ketat supaya fungsi dari taman tersebut tidak disalahgunakan.

“Jadi dalam hal ini harus melibatkan berbagai unsur mulai dari tokoh masyarakat, kepemudaan dan lainnya untuk menjadikan taman ini layak,” paparnya.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya Mamik M Fuadi ST MT mengatakan pihaknya terus menggenjot pembangunan dan penataan Masjid Baiturrahman Singaparna. Supaya target penyelesaian akhir tahun ini bisa tercapai.

“Target kita untuk menyelesaikan pembangunan ini pada Desember nanti. Jadi pembangunannya saat ini terus digenjot supaya tepat waktu,” ujar kepada Radar, Rabu (22/8).

Menurut Mamik, pengerjaan renovasi masjid terdiri dari renovasi fisik masjid dan penambahan menara masjid. Khusus untuk pembangunan taman akan ditambah pagar dan pintu masuk ke masjid. (dik)

loading...