Pembangunan TPT Menjadi Prioritas

23

TAROGONG KIDUL – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut akan memprioritaskan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di daerah rawan bencana. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya bencana, khususnya tanah longsor saat musim hujan.

“Prioritas kami bangun TPT, karena sekarang memasuki musim hujan, rawan terjadinya becana,” ujar Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Garut Jujun kepada wartawan Jumat (15/2).

Program prioritas tersebut nantinya akan disenergikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut sebagai program tanggap darurat bencana. “Kalau pelaksana pengerjaannya kita akan serahkan kepada desa,” ujarnya.

Dia menerangkan wilayah yang akan mendapatkan pengajuan pembangunan TPT, yakni daerah yang rawan bencana seperti wilayah selatan dan utara Garut. “Dua wilayah ini memang sangat rawan (terjadi becana). Jadi diprioritaskan. Tapi kami pastikan di semua wilayah yang rawan pasti kami bangun,” terangnya.

Saat ini, kata Jujun, ada 30 titik rawan becana menjadi prioritas pembangunan TPT. Seperti wilayah Kecamatan Cikelet dan Pameungpeuk. “Wilayah ini kami sangat diprioritaskan pembangunannya karena sudah masuk gawat darurat,” katanya.

Meski pembangunan TPT menjadi prioritas, tetapi untuk kualitas pembangunan TPT akan ditingkatkan. “Kualitas TPT pasti kami tingkatkan karena kami sudah melakukan evaluasi sebelumnya terkait pembangunan ini,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.