Pembeli Meningkat, Keuntungan Menurun

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA – Harga cabai rawit di Pasar Singaparna mengalami penurunan dari Rp 45.000 menjadi Rp 20.000 per kilogramnya. Hal tersebut diakibatkan banyaknya pasokan karena mulai memasuki musim panen.

“Ya selalu seperti ini, ketika pasokan melimpah karena banyak yang panen otomatis harga juga merosot,” ujar pedagang cabai rawit di Pasar Singaparna Rohayah (45) saat ditemui Radar, Rabu (12/9).

Akibat adanya penurunan harga, kata dia, jumlah pembeli mengalami peningkatan hampir 100 persen. Akan tetapi keuntungan pedagang malah menjadi menurun cukup drastis. “Kalau harga mahal yang beli paling 10 kilogram per hari. Sedangkan harga murah penjualan bisa mencapai 20 kilogram setiap harinya. Dampaknya pada keuntungan lumayan menurun karena harga murah,” ungkapnya.

Jelas dia, penurunan harga ini sudah terjadi satu minggu lalu. Walaupun demikian, kualitas cabai tidak mengalami perubahan bahkan cenderung lebih bagus dari biasanya.

Aceng Komarudin (43), pem­beli cabai rawit menyambut baik turunnya harga hampir 50 per­sen ini. “Ya bagus bisa menghemat penge­luaran untuk membeli cabai. Kalau biasanya pas sedang mahal beli setengah kilogram, sekarang mem­beli satu kilogram,” bebernya. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.