Pemberdayaan Ekonomi Warga Pangandaran dengan Zakat Mal

36
0
ZAKAT MAL. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari memberikan daftar zakat mal dari ASN, Senin (18/5). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA
ZAKAT MAL. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari memberikan daftar zakat mal dari ASN, Senin (18/5). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

PANGANDARAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pangandaran bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun komitmen dalam pengentasan kemiskinan dengan zakat mal. Sehingga ke depannya zakat mal dari aparatur sipil negara (ASN) dapat dikelola dengan baik hingga menjadi produktif.

Ketua Baznas Kabupaten Pangandaran Hendri Suganda mengatakan, setiap umat Islam yang memenuhi syarat wajib membayar zakat mal sesuai dengan hukum, seperti ASN dan pejabat pemerintahan di Kabupaten Pangandaran.

“Maka jangan lupa untuk membayar zakat. Karena membayar zakat adalah hukumnya wajib bagi yang mampu. Kita sedang berpikir zakat mal dari ASN dan pejabat lainnya agar lebih produktif. Sehingga solusi zakat ini dapat meningkatkan penghasilan masyarakat kecil,” katanya kepada Radar, Senin (18/5).

Lanjut dia, gaji ASN itu belum semuanya dimaksimalkan membayar zakat sesuai dengan yang disyariatkan oleh Islam. Misalkan gaji ASN Rp 3,6 juta per bulan dikali 12 bulan nanti disesuaikan dengan bentuk harga emas 85 gram, dari nisab tersebut diambil 2,5% sebagai kadar zakat mal.

“Ketika zakat hanya untuk pola konsumtif akan habis terus dan tumpang tindih dengan PKH. Maka saat ini kita akan rancang dan terus didiskusikan dengan lembaga perekonomian agar delapan asnaf dapat meningkatkan derajat ekonominya,” ujarnya, menjelaskan.

Baca Juga : Shalat Ied di Pangandaran Digelar di Lapang Terbuka

Kata dia, pentingnya membayar zakat sangat dirasakan manfaatnya. Hasilnya ketika terkumpul dapat digunakan untuk bantuan sosial. Kepedulian tersebut sasarannya terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kita maksimal pengumpulan zakat untuk penanganan Covid-19,” katanya.

“Sejak adanya instruksi bupati dari Januari-April agar berbudaya zakat mal sudah terkumpul Rp 160.000.000 jutaan. Jumlah tersebut hampir 100 persen berasal dari zakat mal dari ASN,”  ujarnya, menambahkan.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengarahkan ASN harus sadar bayar zakat mal. Karena dengan adanya kultur bayar pajak dan bayar zakat mal ke Baznas dapat membantu masyarakat tergolong dalam fakir miskin.

“Kita sudah menyerahkan zakat dari para ASN kepada Baznas untuk dikelola sehingga dapat produktif. Selanjutnya yang paling penting bayar zakat ini agar ASN dapat berbudaya mengeluarkan zakat secara rutin setiap tahunnya,” ujarnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.