Progres Reaktivasi Jalur Kereta Api Cibatu-Garut

Pembongkaran Selesai Februari

111
0
kai

CIBATU – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan pembongkaran bangunan di jalur Kereta Api Cibatu-Garut selesai pada Februari. Hal tersebut diungkapkan Kepala PT KAI Daop 2 Bandung Saridal.

“Target kami bulan depan (Februari) akhir penertiban bangunan sudah selesai,” ujar dia kepada wartawan di Alun-Alun Cibatu Kamis (31/1).

Saat ini, pihaknya masih mengurus untuk pemberian biaya bongkar bangunan kepada warga yang terdampak reaktivasi jalur kereta api dengan besaran Rp 250 ribu per meter untuk rumah permanen dan Rp 200 ribu per meter rumah semi permanen. “Sekarang yang sudah kami serahkan (uang bongkar) itu sekitar 50 persen. Sisanya masih kita proses,” paparnya.

Sisanya yang belum, pihaknya masih mengurus pembuatan rekening dan kartu ATM bagi warga yang terdampak dan saat ini masih diproses di bank. “Kalau progres semuanya (pemberian biaya bongkar) itu sudah mencapai 99,7 persen,” katanya.

Dia menerangkan sekitar 30 rumah sejauh ini sudah dibongkar. Pemilik rumah membongkarnya sendiri. “Sudah dibongkar itu baru di wilayah Cibatu, sisanya masih proses,” ujarnya.

Direktur SDM dan Umum PT KAI R Ruli Adi mengatakan dalam pembongkaran bangunan, pihaknya memberikan deadline kepada masyarakat. Hal itu dilakukan supaya pembongkaran dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan. “Kalau batas waktu yang diberikan tidak diindahkan oleh warga, kami akan bantu dalam pem­bongkarannya biar cepat,” ujarnya.

Sedangkan untuk sarana ibadah seperti masjid yang terdampak reaktivasi ini pihaknya memberikan dana tambahan. Yakni berupa biaya relokasi dan renovasi. “Kami juga memberi bantuan CSR untuk masjid yang terdampak. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial KAI kepada masyarakat di Cibatu,” terangnya.

Dia menerangkan satu masjid yang terdampak yakni Masjid Al Baital Ma’mur di Kampung Cibodas Desa Keresek Kecamatan Cibatu. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 575 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan masjid menjadi dua lantai. “Masjid itu bukan milik pribadi. Makanya kami relokasi dan ada biaya renovasinya,” ucapnya.

Selain membantu pembangunan masjid di Cibatu, PT KAI akan membangun dua masjid lainnya. Lokasi pembangunan berada di Stasiun Garut dan Cibatu. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.