Pembuatan Angklung Tergantung Pesanan

320
0

BANJAR – Angklung dari Lingkungan Cibulan Kelurahan/Kecamatan Banjar sudah menembus beberapa kota besar di Indonesia. Seperti Tanggerang, Yogyakarta dan Bandung. Namun, beberapa perajin angklung mengeluhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

Salah seorang perajin angklung Oyon Hadiyana (53) mengatakan saat ini pembuatan angklung hanya dilakukan ketika ada pesanan saja. Dia terkendala modal untuk mengembangkan usahanya. “Kalau tidak ada pesanan yang nganggur atau mencari kerjaan yang lain,” ujarnya Kamis (21/3).

Dia menuturkan jika ada pembeli yang hendak membeli angklung, diharuskan membayar uang muka terlebuh dulu sebesar 50 persen.

“Bahan baku untuk buat angklung dari bambu putih dan bambu hitam. Untuk mengembangkan kerajinan ini terkendala modal,” akunya.

Dia mengakui sebenarnya pangsa pasar angklung dari Lingkungan Cibulan sudah menyebar ke berbagai daerah, bahkan ke luar pulau.

“Saat ini kita memanfaatkan teknologi (untuk penjualan. Anak yang pegang dan saya yang buat sesuai pesanan,” ungkapnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.