Manchester City vs Fulham

Pembuktian Gabriel Jesus

132
0

MANCHESTER – Gabriel Jesus kehilangan posisinya sebagai starter di Manchester City, musim ini. Jatah bermain di Carabao Cup harus bisa ia maksimalkan bersama pemain pelapis The Citizens lainnya.

Semenjak kedatangan Bernardo Silva dan Riyad Mahrez, kesempatan bermain Jesus memang tergerus. Pada laga terakhir kontra Tottenham Hotspur misalnya, penyerang Timnas Brasil itu baru dimasukkan Pep Guardiola di injury time.

Nasib Jesus sama seperti Leroy Sane yang musim lalu menjadi bagian penting dari sukses City meraih gelar ganda. Winger muda asal Jerman itu kalah bersaing dengan Mahrez yang baru dibeli dari Leicester City, musim panas lalu.

Bintang lapangan tengah asal Belgia, Kevin de Bruyne juga sebenarnya kehilangan tempat di skuat utama. Hanya saja, untuk De Bruyne, ia menghilang beberapa pekan dari line up City bukan karena performa yang menurun melainkan karena cedera.

De Bruyne yang cedera sejak awal musim baru kembali bermain sebagai pemain pengganti saat City menghadapi Shakhtar Donetsk di matchday ketiga Liga Champions.

Setelah itu, ia kembali diturunkan di babak kedua menggantikan Sergio Aguero saat City menang 1-0 atas Spurs di Wembley.

Namun, peluang mereka untuk kembali tampil sebagai pemain reguler seperti musim lalu tetap terbuka. Itu karena Manajer City, Pep Guardiola sejauh ini belum terlalu puas dengan kinerja anak asuhnya meski mereka bisa menempati puncak klasemen Premier League dan memimpin grup di Liga Champions.

Sorotan Pep adalah penyelesaian akhir. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu menyebut mereka masih kurang klinis. “Kami harus lebih klinis. Saya merasa masih banyak yang harus ditingkatkan,” kata Pep di Goal.

Mengingat bahwa Jesus, Sane, dan De Bruyne adalah pemain bertipe menyerang, tentu mereka berpeluang kembali menjadi pilihan utama Pep jika mampu lebih tajam.

Makanya, laga babak 16 besar Piala Liga Inggris, di Etihad Stadium, dini hari nanti menjadi kesempatan mereka unjuk kemampuan.

Di luar dari tiga nama tersebut, pemain seperti Phil Foden, Danilo, Oleksandr Zinchenko hingga Brahim Diaz juga punya kans besar bermain sejak menit pertama. Begitu juga dengan bek senior Vincent Kompany dan Nicolas Otamendi yang juga kehilangan tempatnya.

Walaupun Pep melakukan rotasi besar, Fulham tak bisa pongah bahwa mereka bisa menyingkirkan tuan rumah yang akan menghadapi Southampton dan derby Manchester pada laga berikutnya. Secara kualitas, para pelapis City jelas masih di atas pilar inti pasukan Slavisa Jokanovic.

“Ini adalah pertandingan yang sulit dan semua orang akan memilih Manchester City sebagai favorit, tetapi kami akan fokus pada permainan kami dan memperbaiki kesalahan yang telah kami buat, dan memastikan kami memberikan hasil yang baik di Piala Carabao,” kata kiper Fulham, Sergio Rico di situs resmi klub.
Fulham sendiri saat ini tengah terpuruk.

Mereka tercatat sudah menelan empat kekalahan beruntun dan kebobolan 15 gol. Rentetan hasil buruk itu bahkan sudah memantik spekulasi soal masa depan Slavisa Jokanovic.

Tapi, Jokanovic menegaskan dirinya berusaha fokus menghadapi City dan mengabaikan spekulasi itu.

“Saya berpikir tentang pelatihan berikutnya. Bagaimana cara terbaik membantu tim saya dan cara terbaik membuat rencana lain untuk pertandingan berikutnya. Hanya ini yang jadi fokus saya,” kata Jokanovic di Evening Standard.

Menghadapi The Citizens yang mengalahkan mereka dengan skor 0-3 pada laga Premier League September lalu, Fulham tidak akan diperkuat Joe Bryan dan Kevin McDonald.

Namun, pemain seperti Alfie Mawson, Tom Cairney, Stefan Johansen, Andre-Frank Anguissa, Cyrus Christie, dan Floyd Ayite tetap tersedia untuk laga ini. (fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.