Pemdes Cikunir Tata Lapangan Sepak Bola

332
0
DITATA. Pemerintah Desa Cikunir menata lapangan sepak bola dengan membangun benteng menggunakan anggaran dana desa 2019, Rabu (19/6).

SINGAPARNA – Pemerintah Desa Cikunir Kecamatan Singaparna akan mengelola lapangan sepak bola sebagai sumber pendapatan asli desa (PADes). Peraturan desa (perdes) akan dibuat sebagai dasar hukum mengembangkan sarana olahraga tersebut.

“Kami akan mengurus lapang sepak bola itu sebaik mungkin agar para anak-anak merasa senang dalam bermain. Selain itu juga guna mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif menjadi hal yang positif melalui olahraga, termasuk ke depannya bisa meningkatkan PADes,” ujar Kepala Desa Cikunir H Ibin Arifin kepada Radar, Rabu (19/6).

Lanjut dia, pengelolaan dimulai dengan penataan dengan dibangun fasilitas penunjang yang representatif. Sehingga ke depannya bisa disewakan kepada umum untuk menarik PADes. “Kalau sejauh ini belum disewakan, masih digunakan oleh masyarakat. Jadi sumber pendapatannya bisa dari sewa lapangan dan parkiran,” paparnya.

Setiap hari, kata dia, lapangan ini selalu ramai digunakan oleh tim dan sekolah sepak bola untuk berlatih. Saat ini pengelolaan lapangan sepak bola dikelola oleh Karang Taruna. “Lapangan ini cukup potensi untuk menghasilkan PADes jika dikelola dengan baik. Maka dari itu pengelolaannya harus baik,” ungkapnya.

Jelas dia, tahun ini sudah mulai ada alokasi anggaran dari dana desa (DD) untuk pembangunan benteng di sekeliling lapangan. Panjang benteng yang dibangun mencapai 122 meter dengan tinggi 4 meter. Selain itu juga memasang atap tribun dengan panjang 70 meter.

Setelah ini, lanjut dia, pihaknya akan melakukan pemerataan lapangan sepak bola, karena saat ini kondisinya tidak rata. “Kami ingin menata dengan semaksimal mungkin lapangan ini, agar nantinya ketika sudah dibenahi dan nyaman maka bisa membuat puas para pesepak bola yang akan menyewa lapangan,” terangnya.(obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.