Digunakan untuk Bangun Penginapan dan Lintasan Lari

Pemdes Cisayong Dapat Bantuan 630 Juta

442
2
TENDANG BOLA. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menendang bola saat berkunjung ke Lapangan Sakti Lodaya di Desa Cisayong, Jumat (12/7). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

CISAYONG – Pemerintah Desa Cisayong mendapatkan bantuan anggaran dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Pemprov Jabar sebesar Rp 630 juta. Bantuan secara simbolis diberikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Jumat (12/7).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, beberapa waktu lalu sudah banyak proposal yang masuk dari desa-desa untuk mendapatkan bantuan kombinasi dari provinsi dan pemerintah pusat. Minggu lalu sudah kami putuskan untuk penerima bantuan kombinasi sebesar Rp 630 juta adalah Desa Cisayong di Kabupaten Tasikmalaya.

“Silahkan manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Bila kurang silakan minta lagi karena uangnya uang rakyat dan harus kembali ke rakyat,” ujarnya kepada wartawan disela menjajal Lapangan Sakti Lodaya Cisayong, Jumat (12/7).

Dia menyebutkan Desa Cisayong harus menjadi contoh bagi desa lain, karena mampu membangun lapangan sehebat ini yang membuatnya dikenal sampai ke negara lain. “Desa Cisayong ini terkenal karena lapangan sepak bolanya yang berkualitas standar internasional,” katanya.

Lanjut dia, keberhasilan Desa Cisayong membuat lapangan sepak bola berkualitas menjadi inspirasi untuk menelurkan kebijakan soal pembangunan lapangan di daerah lain. “Kita akan coba programkan 5 tahun ke depan membuat lapangan bola seperti ini di seluruh Jawa Barat supaya kebanggaan hadir merata,” kata dia, menjelaskan.

Tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Dedi Sutandi STP MMi mengatakan, Desa Cisayong merupakan salah satu desa di Jawa Barat yang menerima bantuan keuangan dari Kementerian Desa. “Lapangan Sakti Lodaya dengan luas 93×53 meter statusnya kualitas internasional. Bahkan terdapat penyiraman air otomatis,” ujarnya.

Lanjut dia, tahun ini berkat dorongan gubernur, Desa Cisayong mendapatkan bantuan Rp 630 juta. Rinciannya Rp 420 juta untuk membangun lintasan lari dan Rp 210 juta untuk mendirikan penginapan bagi pemain dan penonton dari luar kota. “Penginapan ini perlu dibangun karena kalau ada pertandingan besar akan sangat kekurangan,” katanya.

Kata dia, Lapangan Sakti Lodaya yang dikelola BUMdes ini sangat berpotensi untuk mendongkrak PADes. Pasalnya, harga sewa lapangan ini mencapai Rp 1-2 juta, berarti dalam sebulan omsetnya bisa Rp 25-30 juta. “Tentunya kalau ada penginapan PADes yang masuk ke desa bisa lebih besar lagi,” harapnya.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menambahkan, pihaknya bangga dengan hadirnya Lapangan Sakti Lodaya di Desa Cisayong dengan kualitas internasional. “Lapangan ini sudah menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Pemerintah daerah belum memiliki lapangan dengan kualitas rumput sebaik ini, saya ucapkan syukur warga dan pemerintah desa bisa gotong royong membangun ini,” katanya.(obi)

loading...

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.