Pemdes Tanjungsari Salawu Tasik Semprot Desinfektan ke Fasum & Sosialisasi Prokes

5
0
SOSIALISASI. Pemerintah Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya sosialisasi tentang pentingnya protokol kesehatan dan melakukan penyemprotan disinfektan, Rabu (7/10). Pemdes Tanjungsari For Radar Tasik
SOSIALISASI. Pemerintah Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya sosialisasi tentang pentingnya protokol kesehatan dan melakukan penyemprotan disinfektan, Rabu (7/10). Pemdes Tanjungsari For Radar Tasik

TASIK – Pemerintah Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya terus menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat sambil menyemprotkan disinfektan terhadap fasilitas umum sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19.

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan terhadap lingkungan warga, termasuk fasilitas umum seperti masjid dan lainnya. Sekaligus juga menyosialisasikan pentingnya disiplin protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (3M),” ujar Kepala Desa Tanjungsari Atep Abdul Cholik kepada Radar, Rabu (7/10).

Atep mengatakan, rasanya tidak cukup hanya dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik untuk pencegahan corona, namun juga ditunjang dengan penyemprotan disinfektan dan pentingnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Kata dia, pihaknya bersama masyarakat setempat bergotong royong melakukan penyemprotan disinfektan pada lingkungan masing-masing. Melalui berbagai upaya sesuai petunjuk pemerintah serta kekuatan doa masyarakat, virus corona diharapkan tidak menyebar di Desa Tanjungsari.

“Dengan langkah-langkah penyemprotan cairan disinfektan ini, setidaknya bisa mengurangi atau mencegah penyebaran virus corona. Seperti fasilitas umum dan rumah warga, menjadi target utama dalam penyemprotan disinfektan ini,” ungkapnya.

Atep menyebutkan, kegiatan penyemprotan itu juga dilakukan sebagai upaya untuk mensterilisasikan lingkungan desa dari penyebaran virus corona dengan harap dapat mencegah penularan virus corona.

Baca juga : MUI Mangkubumi Kota Tasik Minta Pengelola Kafe Terapkan Nilai Religi

Lanjut dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menaati imbauan pemerintah untuk mewaspadai, menjaga, terhindar dari penyebaran virus mematikan itu melalui baliho dan spanduk di beberapa titik.

“Mudah-mudahan dengan segala upaya bisa membuat masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, upaya lainnya adalah pengawasan terhadap para pendatang dan warga yang baru datang dari luar daerah. Pengawasan akan diperketat, mulai dari pencatatan daerah asal, tes kesehatan dan histori perjalanan. Sehingga semuanya bisa terpetakan ketika banyak warga yang baru datang ke Desa Tanjungsari.

“Peraturan bagi warganya yang datang dari luar kota atau bagi para pemudik, mereka akan dijemur terlebih dahulu di lapangan terbuka dengan tetap menjaga jarak. Lalu mereka diberikan makanan berupa bubur kacang hijau sebelum pulang ke rumahnya,” katanya.

“Kepada seluruh masyarakat Desa Tanjungsari agar mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap berada di rumah, jika tidak ada keperluan mendesak. Selain itu diimbau agar menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun,” ucapnya, menambahkan.

Salah seorang warga, Unay (43) berharap agar penyebaran virus yang mematikan tersebut tidak sampai ke Desa Tanjungsari. “Apabila sampai terjadi maka akan sangat berbahaya. Semoga saja virus tersebut segera reda agar -masyarakat tidak semakin panik dan susah dibuatnya,” kata dia. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.