Pemdes Wonoharjo Pangandaran Tolak Lockdown, Prokes Diperketat

60
0
Istimewa. AKTIVITAS. Petugas medis dan ASN saat mengunjungi Desa Wonoharjo Pangandaran. Setelah munculnya klaster penularan Covid-19 di Desa Wonoharjo, maka protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat.
Istimewa. AKTIVITAS. Petugas medis dan ASN saat mengunjungi Desa Wonoharjo Pangandaran. Setelah munculnya klaster penularan Covid-19 di Desa Wonoharjo, maka protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat.

PANGANDARAN – Munculnya klaster penularan Covid-19 di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, otomatis membuat desa tersebut masuk ke dalam zona merah. Namun pihak desa keberatan jika wilayahnya di-lockdown.

Kepala Desa Wonoharjo Dede Suprapto mengatakan bahwa pihaknya merasa keberatan jika harus ada lockdown di desa tersebut, karena bagaimana pun Wonoharjo adalah kawasan strategis dan perlintasan dari berbagai desa.

“Desa ini juga sebagai jalur utama perlintasan antara Pangandaran dan Cijulang,” katanya kepada wartawan, Rabu (21/10).

Menurutnya, dampak terhadap perekonomian warga juga akan sangat terasa, jika sampai daerahnya menerapkan lockdown. “Pergerakan pasti akan terbatas yang nantinya akan berpengaruh pada sektor perekonomian,” ujarnya.

Baca juga : 7 Warga Pangandaran Positif Corona, 1 Guru Tertular di Kios Minuman

Ia menghimbau kepada masyarakat Wonoharjo untuk patuh terhadap protokol kesehatan (prokes), bagi warga yang baru bepergian dari luar kota diharuskan melakukan rapid dan swab test. “Kemudian tamu dari luar juga harus di-swab, apalagi yang tinggal lebih dari 1×24 jam,” jelasnya.

Ia juga meminta untuk kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan untuk ditiadakan dulu. “Karena kita harus waspada dan mencegah agar penularan tidak meluas,” katanya.

Camat Pangandaran Yadi Setiadi mengatakan rumah makan atau kios tempat penularan Covid-19 di Wonoharjo itu kini ditutup untuk sementara waktu. “Tadinya akan kita tutup, tapi atas kesadaran pemiliknya, ditutup sendiri,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.