Pemekaran Garut Selatan Nunggu Disahkan Pemerintah Pusat

68
0
Loading...

TAROGONG KIDUL – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Memo Hermawan mengatakan proses pemekaran wilayah Garut Selatan (Garsela) menjadi daerah otonomi baru (DOB) tinggal menunggu pengesahan dari DPR RI dan pemerintah pusat.

“Untuk proses di provinsi sudah selesai, sekarang tinggal menunggu pengesahan DPR RI dan pemerintah pusat,” ujar politisi PDI Perjuangan ini kepada Rakyat Garut, Kamis (21/1).

Memo optimis DOB Garut Selatan akan terbentuk, karena Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah menetapkan 22 kabupaten/kota di Indonesia yang akan menjadi DOB. “Untuk Jawa Barat ada tiga yang ditetapkan sebagai calon DOB yakni Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan,” ujarnya.

Selain menetapkan calon DOB, Mendagri juga sudah memerintahkan pemerintah provinsi yang wilayahnya akan dimekarkan untuk melakukan persiapan pembentukan DOB. “Untuk Jawa Barat, kita sudah melaksanakan rapat paripurna terkait persiapan DOB ini dan Pemprov Jabar sudah siap,” terangnya.

Baca juga : Satgas Covid-19 Temukan Gudang Miras di Bojong Larang Garut

loading...

Dalam persiapan pembentukan calon DOB, khususnya di wilayah Garut Selatan, Pemprov Jabar sudah melakukan seluruh kajian, termasuk penetapan lokasi sementara pusat pemerintahan di calon DOB Garut Selatan.

“Untuk pusat pemerintahan sementara DOB Garut selatan ini di Kecamatan Pameungpeuk. Selain tempat, SDM-nya (sumber daya manusia) sudah dipersiapkan juga. Jadi persiapan di tingkat provinsi ini sudah beres, tinggal menunggu keputusan pusat saja,” katanya.

Memo menerangkan, dengan adanya penetapan calon DOB oleh Mendagri merupakan sinyal bahwa Keputusan Presiden (Kepres) terkait moratorium pembentukan DOB akan segera dicabut.

“Tidak mungkin Mendagri menetapkan calon DOB jika presiden tidak memberikan lampu (pencabutan moratorium),” katanya.

Memo sangat mendukung Garut Selatan menjadi DOB. Dengan dimekarkannya wilayah Garut Selatan akan berdampak terhadap pada pemerataan kemajuan wilayah.

“Garut yang punya 42 kecamatan seharusnya dari dulu dimekarkan, karena rugi kalau tidak dimekarkan, anggaran DAU yang terserap ke Garut itu hanya sedikit. Tetapi kalau dimekarkan itu akan besar, karena ada dua wilayah,” terangnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.