Pemekaran Tasik Selatan Terkendala Moratorium

1400
1
Loading...

TASIK – Pemekaran Tasik Selatan (Tasel), masih terkendala moratorium daerah otonomi baru (DOB) oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan Sekretaris Presedium Tasela, Asep Saepulloh ST MM kepada Radar, Senin (25/3).

Kata Asep, selain belum dicabutnya moratorium DOB, kendala pemekaran Tasela juga dipengaruhi belum disahkannya peraturan pemerintah (PP) dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. “Jadi sebenarnya persoalannya sekarang ada di pusat, terkait DOB Tasela,” ungkapnya.

Menurutnya, proses pemekaran Tasela di daerah sudah selesai. Bahkan, 2013 lalu sempat akan masuk RPJMD Provinsi Jawa Barat.

Termasuk janji Ridwan Kamil akan memprioritaskan DOB Tasela di RPJMD Jabar 2018-2023. Namun, saat ini urusan DOB berada di pemerintah pusat, bukan provinsi.

“Kita akan konsulitasikan ini ke pemerintah pusat. Tapi, kondisi politik yang sedang menghangat saat ini rasanya kurang pas. Kita tunggu waktu yang tepat,” terangnya.

Loading...

Lanjut dia, pemekaran Tasela sangat dibutuhkan. Selain untuk kemajuan masyarakat di Tasik Selatan, ini pun untuk pengembangan Jawa Barat.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar sudah menghitung bahwa provinsi ini membutuhkan 11 DOB lagi. “Yang sudah muncul dan berpotensi adalah Sukabumi, Bogor, Garut dan Tasikmalaya,” katanya.

Tambah dia, apabila Tasela mekar ada 10 kecamatan yang masuk pada DOB tersebut. Yaitu Kecamatan Bantarkalong, Cibalong, Parungponteng, Bojongasih, Cipatujah, Karangnunggal Pancatengah, Cikalong, Cikatomas dan Culamega.

“Hasil kajian dari Unpad pada 2012 lalu pun menjelaskan bahwa Tasela layak mekar. Hal itu karena dipengaruhi faktor ekonomi, infrastruktur, sosiologi, geografis dan lainnya,” jelasnya.

Lanjut dia, semangat pemekaran Tasela itu untuk percepatan pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang lebih efektif. Dengan demikian, dampaknya masyarakat akan meningkat kesejahteraannya. (obi)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Undang Undang No 23 tahun 2014 sudah disahkan, bukan belum pak. Dan sudah menelorkan SKPP untuk beberapa daerah yang memekarkan diri.
    Coba di Analisa kembali. Kami selaku praktisi pemekaran daerah di Jawa Barat sangat mengetahui bahwa TaSela belum melalui administrasi yang kongkrit. Sehingga hanya 3 Kabupaten pemekaran, yang dapat sesegera mungkin untuk dimekarkan. Yaitu, Garut Selatan, Bogor Barat dan Sukabumi Utara. Untuk TaSela baru masuk kajian, sehingga kalau memang serius memekarkan bersiaplah anggaran daerah untuk pemekaran dan anggaran swasta. Kemudian dampingi proses itu secara simultan dan berkesinambungan. Atau kalau perlu buat tenda depan Istana Negara untuk mohon percepatan, jangan hanya bunyi saja pemekaran sekedar untuk meningkatkan popularitas politik agar rakyat simpati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.