Pemetaan Wilayah Kekeringan Dimatangkan

95
0
Ucu Anwar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya

TAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menginventarisasi titik rawan kekeringan untuk tahun ini. Setidaknya terdapat 450 titik rawan dan kemungkinan dapat bertambah mengingat data belum masuk 100 persen.

“Itu rekap dari masing-masing wilayah kelurahan. Relawan dan satgas masih melakukan pendataan dan mungkin akan bertambah. Ini sebagai antisipasi memasuki musim kemarau, wilayah Kawalu sementara paling banyak dengan jumlah 150 titik,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar kepada Radar, Jumat (21/6).

Titik rawan kekeringan itu tersebar di 23 kelurahan dari 10 kecamatan. Per tanggal 20 Juni ini, masih terdapat beberapa kelurahan yang memproses pemetaan di lapangan. Terlebih, berkaca dari musim kemarau tahun sebelumnya, tercatat menjangkau sekitar 700 titik. “Sampai hari ini memang belum ada permintaan. Satgas pun sudah bersiap jikalau ada permintaan resmi melalui surat yang dikeluarkan atau minimal diketahui pihak kelurahan,” katanya.

Terkait penanganan jangka panjang wilayah terdampak, kata Ucu, pihaknya tidak memiliki kewenangan sampai ke sana. Ranah penanganan tersebut berada di dinas teknis. “Kita mendistribusikan bantuan saja jika terjadi kekeringan. Alurnya jelas, sebelum distribusi air didahului surat permintaan. Setelah disurvei lalu ada yang lebih membutuhkan, wilayah tersebut hanya dijadikan catatan,” kata Ucu.

Misalnya di suatu titik menjadi langganan kekeringan setiap tahun, penanganan jangka panjangnya merupakan ranah dinas teknis. Pihaknya sebatas mendistribusikan bantuan air dalam jangka waktu tertentu selama darurat kekeringan. “Kita hanya penanggulangan, bukan antisipasi atau penanganan jangka panjang,” ucapnya.

Prediksi dari BMKG yang diterima BPBD Kota Tasikmalaya, bulan ini mu­lai memasuki musim kemarau. Mes­kipun masih terdapat hujan dengan intensitas sedang dan ringan. “Sekarang ini sudah me­masuki hari tanpa hujan, kemung­kinan puncak kemarau di bulan Agustus. Kewaspadaan dan kesiapan meng­hadapi kekeringan tentu sudah menjadi tugas kami beserta skema penanggulangannya,” kata dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.