Pemilihan Bupati di Pangandaran Rawan Sengketa

111
0

PANGANDARAN – Dilihat dari kontek sosial politik, Kabupaten Pangandaran dianggap daerah yang rawan sengketa dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020.

Menurut Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Gaga Abdillah mengatakan, keterangan tersebut berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI.

“Adanya data tersebut untuk mencegah terjadinya sengketa pemilu dan juga berbagai pelanggaran. Ini sebagai bentuk pengawasan dini juga,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (26/2).

Menurut dia sangat dibutuhkan pencegahan terjadinya pelanggaran dan pengawasan penyelenggaraan secara maksimal.”Tentu ini harus disikapi oleh para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Dalam kontek sosial politik, Kabupaten Pangandaran berada di posisi 14 dari seluruh daerah yang masuk kategori rawan tinggi.

“Namun tak semua yang IKP-nya masuk rawan tinggi, lantas menurunkan kehormatan daerah tersebut,” ucapnya.

Ia menghimbau seluruh unsur masyarakat untuk bisa menjaga kondusivitas menjelang Pilkada 2020.

“Jangan pernah terpancing denga hal – hal yang justru akan menimbulkan konflik,” tuturnya.

Dirinya juga meyakini bahwa para pemangku kebijakan bisa saling bekerjasama untuk terus menjaga kondusifitas.

“Lebih bagusnya lagi kalau mengajak dan menghimbau langsung masyarakat untuk menahan diri selama proses Pilkada berlangsung,” katanya.

(deni nurdiansah )

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.