Pemilihan Kadis PUPR Harus Hati-Hati

50

INDIHIANG – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi mengingatkan Wali Kota Drs H Budi Budiman untuk bersikap bijak dalam memilih pejabat hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Apalagi saat ini nama-nama pejabat sudah mengerucut menjadi tiga besar di setiap instansi.

Muslim yakin para pejabat yang masuk tiga besar itu merupakan figur terbaik. Namun, khusus pengisi kursi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) harus benar-benar diperhitungkan matang-matang. Pasalnya, persoalan yang dihadapi DPUPR bukan perkara sederhana. Apalagi saat ini ada masalah hukum yang tengah ditangani aparat mengenai uang konsinyasi ganti lahan warga di Jalur Lingkar Utara (Lingtar).

“Harus pikir dua kali. Saya sadari wali kota punya hak prerogatif untuk urusan memilih pejabat. Tapi hitung track record calon-calonnya. Sebab, melihat kasus kemarin saya nilai gagal dalam mengamankan kebijakan wali kota di mana pembangunan jalur tersebut merupakan prioritas pembangunan,” papar politisi PDIP itu.

Adapun calon pengisi kursi kepada DPUPR yakni H Adang Mulyana, Dedi dan Tuteng Budiman, kata Muslim, terbilang bagus. “Ingat, presiden menyampaikan pembebasan tanah untuk kepentingan masyarakat jangan sampai merugikan masyarakat. Kami minta, perhitungkan track record, ranking satu harus ditunjang dengan kinerja. Jangan utamakan yang dekat,” tutur dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.