Pemilik Kursi Terbanyak, Gerindra Kota Tasik Bisa Melenggang ke Bale Kota

143
0
Loading...

TASIK – Setiap kader partai tentunya harus punya kesiapan untuk menjadi pemimpin, termasuk ketika diminta maju menjadi kepala daerah. Seperti halnya H Aslim SH, politisi Partai Gerindra itu mengaku siap maju di Pilkada Kota Tasikmalaya Tahun 2022.

Apalagi, saat ini, Partai Gerindra menjadi pemilik kursi terbanyak di DPRD Kota Tasikmalaya. Sehingga, parpol tersebut tidak perlu berkoalisi untuk mengusung kadernya maju di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Aslim sendiri kini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Tasikmalaya. Dia merupakan politisi yang cukup senior, ditambah Aslim merupakan salah satu kader Nahdlatul Ulama (NU).

“Gerindra sudah sepantasnya ikut ambil peran di Pilkada. Bukan sekadar pendukung, tapi juga mengusung figur untuk dicalonkan. Tentu Gerindra akan maju (mengusung kader, Red) di Pilkada,” ungkapnya usai mengisi podcast di Graha Pena Radar Tasikmalaya, Kamis (14/1).

Baca juga : HEBOH Mortir Ditemukan Warga Plang Kota Tasik

loading...

Meskipun sudah cukup kursi sebagai syarat maju di Pilkada, kata Aslim, bukan berarti Gerindra tidak akan berkoalisi dengan parpol lain. Sebab semakin banyak parpol, peluang kemenangan tentu akan menjadi lebih besar.

“Jadi tambahan tenaga tentunya, apabila banyak parpol bersatu dalam koalisi,” tuturnya.
Sejauh ini, sambung Aslim, Gerindra pun sudah intens melakukan konsolidasi dengan parpol lain. Pihaknya tidak pernah anti untuk berkomunikasi dengan politisi di parpol lain. “Dengan semua partai kita komunikasi dengan bai,” katanya.

Ditanya soal niatan untuk maju di Pilkada Kota Tasikmalaya yang direncanakan berlangsung Tahun 2022? Aslim menegaskan jika dirinya siap apabila mendapat kepercayaan dari partai.

“Karena setiap kader harus siap untuk menjadi pemimpin, maka jika partai memberikan mandat. Tentu saya tidak bisa menolak, artinya saya fatsun terhadap keputusan partai,” tuturnya.

Aslim menambahkan saat ini di Partai Gerindra memiliki 10 kader potensial yang siap maju di Pilkada. Baik dari perwakilan fraksi maupun pengurus harian Gerindra.

”Kita punya banyak kader, jadi akan diprioritaskan kader internal Gerindra. Siapa yang dipercaya dan diberi mandat DPP Gerindra, kita lihat saja nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, meski jadwal Pilkada Kota Tasikmalaya masih belum pasti, apakah di Tahun 2022 atau 2024. Namun pihaknya menegaskan bahwa Gerindra siap mendapatkan amanah dari masyarakat untuk memimpin Bale Kota Tasikmalaya. “Gerindra akan selalu siap,” katanya.

Dari potret Radar, selain Aslim, ada beberapa kader internal Partai Gerindra yang saat ini di gadang-gadang layak untuk maju di Pilkada ke depan. Mereka adalah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya H Nandang Suryana dan Anggota Fraksi Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat Viman Alfaritzi.

Ketiganya dinilai mumpuni dan potensial untuk didorong menjadi kandidat orang nomor satu di Kota Tasikmalaya. Apalagi, ketiga kader Gerindra tersebut, kiprahnya sudah cukup dikenal oleh masyarakat di Kota Santri ini.

Sebelumnya diberitakan, sebagai pemenang pemilu 2019, DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya mulai ancang-ancang mempersiapkan diri menghadapi Pilkada Kota Tasikmalaya Tahun 2022.

Untuk itu, partai besutan Prabowo Subianto memastikan akan mengusung kader terbaiknya maju sebagai bakal calon Wali Kota Tasikmalaya di periode mendatang.

Dengan modal raihan sebanyak 10 kursi parlemen, partai berlambang burung garuda tersebut optimis bisa menduduki kursi eksekutif di tahun 2022.

Sekretaris Fraksi Gerindra Kota Tasikmalaya, H Romdoni Maftuh menjelaskan pada rapat fraksi 3 September 2020 lalu, telah menghasilkan kesepakatan internal yakni mendorong Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, H Nandang Suryana untuk maju sebagai bakal calon di Pilkada 2022.

“Beliau figur yang diyakini mampu mengarah ke Z1 (bakal calon wali kota, Red). Ini merupakan inisiatif fraksi, mendorong figur internal di Pilkada mendatang,” ujarnya saat ditemui di ruang fraksi DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (21/9).

Rapat tersebut, kata dia, sengaja dilaksanakan merespons kemungkinan kuat pesta demokrasi mendatang bakal dihelatnya Pilkada di Tahun 2022. Menurutnya, dengan jumlah kursi yang ada, Gerindra tidak mengambil opsi menjadi Z2 (bakal calon wakil wali kota, Red). “Sebab kita sudah jelas punya satu tiket.

Kemudian, kader internal kami yakni Ketua DPC (H Nandang Suryana) sudah dianggap layak, dari sisi kapasitas dan kapabilitasnya. Ketokohan sudah mumpuni,” katanya yang diamini anggota Fraksi Gerindra lainnya, Gilman Mawardi.

Menurutnya, pertimbangan lain mendorong H Nandang mencalonkan di Pilkada mendatang. Lantaran dari segi kematangan berpolitik, sehingga berhasil menjabat ketua cukup lama. Kemudian posisi ketua memiliki hak untuk melaju di hajat politik daerah.

“Di samping itu, kita pun merespons opini publik, dorongan sejumlah toko dan meyakini H Nandang layak untuk melaju,” ucap Anggota komisi III tersebut.

Pihaknya pun sudah menyampaikan secara resmi, hasil rapat fraksi tersebut terhadap H Nandang. Namun, saat itu belum bisa memberikan jawaban dan masih mempertimbangkan waktu dalam merespons dorongan fraksi.

“Beliau mungkin masih menimbang hasil rapat fraksi ini. Namun, yang terpenting apapun kondisinya nanti, siapa pun yang nantinya bakal didorong kita tidak menawarkan posisi Z2, melainkan Z1 harga mati,” kata dia memaparkan. (rga/igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.