Pemilik Ladang Ganja di Gunung Guntur Garut Masih Dicari

161
0
Istimewa TEMUKAN. Anggota Koramil Tarogong bersama Satuan Narkoba Polres Garut mengamankan penanam ganda di Gunung Guntur, Sabtu (18/1).

TAROGONG KALER – Aparat gabungan dari unsur TNI,  Polri, BKSDA, dan Perhutani terus melakukan penyisiran wilayah Gunung Guntur pasca ditemukannya ladang ganja di wilayah tersebut.

“Kita sisir beberapa titik yang dicurigai digunakan sebagai lahan penanaman ganja di Gunung Guntur ini, “ ujar Komandan Koramil Tarogong,  Kapten Inf Dedi Saepuloh kepada wartawan, Senin (20/1).

Baca juga : Ada Ladang Ganja di Gunung Guntur Garut

Menurut dia,  dalam penyisiran ini,  pihaknya selain mengecek lokasi pertama ditemukan,  juga lokasi lain yang dicurigai dijadikan tempat penanaman ganja ini.

Dalam pengecekan ini,  kata dia,  pihaknya tidak menemukan adanya tanaman ganja lainnya. Pihaknya hanya menemukan sebuh gubuk di dalam hutan yang diduga menjadi tempat singgah penanam ganja ini.  “Disitu kami temukan bekas makanan. Dugaan kami itu gubuk sengaja dibuat oleh penanam ganja, “ terangnya.

Dedi menerangkan  dengan adanya gubuk ini,  pihaknya mencurigai penanaman ganja ini tidak hanya satu titik saja,  tetapi ada beberapa titik.  “Kita akan sisir seluruh wilayah Gunung Guntur untuk memastikan kecurigaan kami itu,“ ujarnya.

Terpisah,  Kasi KSDA Wilayah V Garut, Dodi Arisandi menerangkan  pihaknya juga kembali menyusuri kawasan hutan Gunung Guntur ini.  Hal itu, karena wilayah yang ditanami ganja ini masuk dalam kawasan yang dikelola BKSDA.

“Hari ini (kemarin) kami bersama TNI dan polisi juga susuri lebih dalam ke lokasi. Sebagai antisipasi ada ladang lainnnya,” ujarnya.

Dodi mengatakan lokasi penanaman ganja ini sangat sulit diakses. Masih jarang manusia menjamah lokasi tersebut. Pihaknya akan mengintensifkan patroli untuk memantau kawasan tersebut.

“Luas kawasan TWA itu 250 hektare. Aktivitas wisata akan diaktifkan dan bersama masyarakat menjaga kawasan TWA termasuk dari perburuan. Sebagai antisipasi kejadian serupa terulang juga,” ucapnya.

Dodi menerangkan  dari hasil pemeriksaannya,  pihaknya melihat pohon ganja yang ditemukan oleh masyarakat dan TNI ini,  baru dua bulan ditanam dan belum dipanen oleh pemiliknya. “Kalau melihat kontur tanahnya,  ini ganja baru ditanam dan belum sempat dipanen, “ katanya.

Melihat kondisi wilayah,  tambah dia,  dirinya menduga orang yang menanam itu bukan orang luar Garut.  Tetapi masyarakat yang sudah mengetahui lokasi Gunung Guntur. “Kalau orang luar tidak mungkin. Lokasinya juga sulit diakses.  Ini orang yang menanam sudah tahu lokasi. Kemungkinan orang dekat,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.