Pemilu 2019 Menjadi Pesta Demokrasi Paling Berat

49

PANGANDARAN – Pemilu 2019 menjadi pesta demokrasi paling sibuk sejak tahun 2014. Karena pemilihan presiden dan legislatif dilaksanakan berbarengan dalam satu hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan menilai Pemilu 2019 lebih berat dibanding tahun sebelumnya.

”Kita lakukan dorongan motivasi kepada pengawas, agar tidak ada beban berat saat melaksanakan tugas pengawasan di TPS,” ujarnya kepada Radar, Senin (18/3).

Selain pengawasan, kata dia, membangun koordinasi dengan stakeholder dan peserta pemilu terus gencar. Agar mencegah terjadinya hal yang menganggu kondusivitas pemilu. “Koordinasi ini terus dilakukan sebagai antisipasi dini,” katanya.

Namun, dirinya tidak bisa menduga-duga, seberapa besar potensi terjadinya kerusuhan di Pangandaran saat pemilu nanti. ”Kalau itu ranahnya polisi, ranah kita hanya sebagai pengawas dalam penyelenggaraan pemilu,” tegasnya.

Akan tetapi kemungkinan terjadinya kerusuhan masih bisa terjadi, namun kita yakin Pangandaran kondusif. Karena ma­sya­rakatnya cerdas.

”Saya kira kondisinya masih enjoy, semua peserta masih kooperatif dan kita harapkan aman sampai nanti penyelenggaraan selesai,” ujarnya.

Setiap ada permasalahan, tambah Iwan, Bawaslu me­nge­depankan penyelesaian dengan koordinasi. ”Kita selesaikan lewat berunding atau bermusyawarah,” ungkapnya.

Menurutnya, pengawas­an partisipatif dari masya­rakat sangat membantu melaksanakan tugas mengawasi pemilu.

”Dengan jumlah ang­gota yang terbatas, keter­libatanmasyarakat sangat diperlukan. Supaya tercipta pemilu yang jujur dan adil,” paparnya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muh­ta­din mengatakan pe­nye­lenggaraan pemilu kali ini cukup berat dibanding tahun 2014.

” Kalau 2014 ada jeda antara pemilihan legislatif dan presiden, tapi tahun ini semuanya serempak dalam satu hari,” jelasnya.

Belum lagi, kata Muhtadin, usai pemilu dilanjutkan pemilihan kepala daerah, yang akan dimulai tahun ini. ”Tahapan akan dimulai September tahun ini,” katanya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.