Pemkab Akan Kembalikan Rp 42 Miliar ke Pusat

1
BERTANI. Petani tembakau di Kampung Batu Nanceub Desa Panjiwangi Kecamatan Tarogong Kaler merawat tembakau kemarin. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut akan mengembalikan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) sebesar Rp 42 miliar ke pemerintah pusat untuk menambal defisit BPJS Kesehatan.

“Kami harus kembalikan Rp 42 miliar ke pusat. Dana itu dari bagi hasil cukai tembakau,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan saat ditemui di kantor Setda Garut Selasa (25/9).

Menurut dia, pengembalian dana tersebut setelah terbitnya peraturan presiden soal DBHCT. Awalnya dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Puskesmas di beberapa wilayah Kabupaten Garut.

“Dana tersebut sudah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Karena sudah ada aturannya, jadi harus dikembalikan,” terangnya.

Untuk pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan dari DBHCT, Rudy menegaskan program pembangunan tetap akan berjalan dengan anggaran dari APBD.

“Program pembangunan seperti puskesmas ini tetap akan dilaksanakan tetapi dengan dana terbatas,” paparnya.

Rudy mengaku kebingungan memikirkan pengembalian anggaran DBHCT ke pemerintah pusat. Pasalnya, sebagian anggaran sudah diterapkan dalam program.

“Saat ini saya lagi pusing karena harus kembalikan ke pusat. Jadi harus segera ubah anggarannya (APBD), tapi harus konsultasi dulu,” terangnya.

Rudy menambahkan dengan adanya peraturan presiden yang baru ini penggunaan anggaran dari DBHCT harus disesuaikan kembali.

“Sekarang DBHCT ini dikembalikan ke semula yakni untuk kesehatan, jadi sekarang harus dibahas lagi di tingkat kabupaten,” paparnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Garut Idin Suhanda mengaku belum mengetahui rencana pengembalian DBHCT dari Pemkab Garut ke pemerintah pusat.

“Belum bisa bicara banyak soal itu. Soalnya kami juga belum dengar secara pasti terkait aturan baru ini,” terangnya di Setda Garut kemarin. (yna)

loading...