Pemkab Atur Lapak Pedagang Asongan

268
0
PEMBINAAN. Perwakilan pedagang asongan (empat kanan) berfoto bersama bupati dan wakil bupati Pangandaran usai pengarahan di Gedung Islamic Center Sabtu (23/12).

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan pembinaan terhadap 1.400 pedagang asongan yang biasa berjualan di Pantai Pangandaran. “Pemerintah harus terus melakukan penataan, baik di luar maupun di dalam kawasan wisata. Hal ini dilakukan agar wisatawan merasa nyaman tinggal berlama-lama di Pangandaran,” ungkap Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata usai pengarahan kepada pedagang asongan di Gedung Islamic Centre Kecamatan Pangandaran Sabtu (23/12).
Jeje mengatakan kenyamanan wisatawan tidak boleh terganggu. Pedagang asongan tetap boleh berjualan tapi pengunjung juga harus dipastikan tetap merasa nyaman. Sebab, mereka merupakan sumber utama PAD sektor pariwisata yang diandalkan pemerintah daerah. Selain itu, masyarakat dan pedagang juga diminta turut menjaga kebersihan kawasan wisata. “Buatlah wisatawan senyaman mungkin,” katanya.
Asisten Daerah II Apip Winayadi menyampaikan zona berjualan yang diperbolehkan untuk pedagang asongan mulai dari Hotel Krisna hingga kawasan Boulevard. Sementara dari Hotel Krisna sampai kawasan Cagar Alam, pedagang asongan dilarang berjualan.
Untuk kawasan Pantai Timur, zona yang diperbolehkan untuk pedagang asongan mulai Penginapan Adem Ayem hingga Lapang Katapang Doyong. “Dari Penginapan Adem Ayem sampai Cagar Alam dilarang digunakan berjualan untuk pedagang asongan,” jelasnya.
Selama berjualan, pedagang asongan juga diwajibkan menggunakan rompi yang telah disiapkan pemkab. Lengkap dengan kartu identitas pedagang. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.