Pemkab Ciamis Terapkan Karantina Lokal Terbatas, 4.200 Orang dari Zona Merah Pulang Kampung

305
0

CIAMIS – Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, sebanyak 4.200 perantau dari daerah zona merah corona pulang kampung ke Kabupaten Ciamis.

Untuk itu, Pemkab Ciamis memutuskan untuk menerapkan karantina lokal terbatas mulai tangal 31 Maret hingga 30 April 2020.

Keputusan tersebut diumumkan Bupati Ciamis Dr  H Herdiat Sunarnya MM kepada warga masyarakat Tatar Galuh sebagai bagian dari penanganan  Covid-19.

“Pada kesempatan ini, telah bersepakat memutuskan Kabupaten Ciamis melaksanakan karantinan lokal terbatas,” terang Herdiat kepada Wartawan di depa Pendopo Ciamis (29/7).

“Ini kami lakukan karena dalam waktu tiga hari begitu sangat luarbiasa melonjaknya ODP. Para perantau yang mudik ke Kabupaten Ciamis dari daerah zona merah tercatat 4.200,” tandasnya.

Ahdiat mengimbau warganya untuk tetap tinggal di rumah, menjaga pola hidup sehat dan besih.

Herdiat meminta warganya, untuk sementara lebih baik tinggal di daerah perantauan ketimbang mudik atau balik ke kampung.

“Dikhawatirkan bapak dan ibu yang mudik di Ciamis malah bisa jadi menyebarkan Corona di Kabupaten Ciamis,” tukasnya.

Kini, pihaknya mulai melaksanakan pengetatan di perbatasan masuk ke Kabupaten Ciamis.

“Kita akan perketat masuk orang, tentunya dengan tim baik dari kepolisian, TNI, ASN dan disertai petugas medis. Kita akan sweping di daerah-daerah  perbatasan,” tegasnya.

Kata Ahdiat, jika nanti tanggal 30 April 2020 situasinya membaik, pihaknya akan mencabut kebijakan tersebut, pun sebaliknya jika meningkat akan diperpanjang.

Selain itu, untuk warga miskin akan diberi bantuan dengan skema APBD. Sekaligus menghimbau para ASN dan DPRD untuk sedikit sodaqohkan gajinya untuk saudara-saudara yang membutuhkan.

Untuk angkutan umum, pihaknya akan melaksanaan pemeriksaan dan mengawasi serta melakukan sterilisasi dengan disemprot disinfektan.

“Kami harapkan pihak swasta dan para agnia dapat membantu saudara kita yang ODP/kesusahan yang mencari nafkah atau rezeki untuk meringankan beban mereka,” paparnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.