Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Pemkab Ciamis Usulkan PSBB Lanjutan di Wilayah Zona Merah

207
0
RAPAT EVALUASI. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis mengadakan rapat dan menanggapi hasil evaluasi PSBB se-Jawa Barat di Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/5) malam.

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan untuk melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Konsepnya PSBB parsial dan fokus di daerah yang sudah ditemukan pasien positif Covid-19.

Baca juga : ODP Warga Rajadesa Ciamis Gantung Diri

PSBB di Ciamis akan berakhir 19 Mei nanti. Namun, kata Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM, hasil evaluasi PSBB dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Ciamis berada di level 3 (cukup berat) persebaran kewaspadaan Covid-19 dan direkomendasikan untuk diberlakukan PSBB secara parsial.

“Kami Pemkab Ciamis akan memberlakukan PSBB secara parsial dengan memfokuskan wilayah yang sudah ada kasus terkonfirmasi positif, seperti Kecamatan Pamarican dan Banjarsari serta dilakukan di wilayah yang masyarakatnya padat penduduk,” jelas

Herdiat setelah rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis di Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/5) malam.

Herdiat juga menyampaikan Tim Gugus Tugas akan melakukan pengawasan migrasi penduduk.

Itu sebagai upaya pencegahan dini Covid-19. Pun dengan pemberlakuan social distancing juga akan tetap diberlakukan.

Sampai saat ini, orang pelaku perjalanan (OPP) di Ciamis mencapai 42.109 orang. Mereka terdata nama dan alamatnya.

Pemantauan OPP, kata Bupati, menjadi berat karena jumlahnya yang besar dan adanya pelonggaran moda transportasi.

Maka, kata dia, menyukseskan PSBB lanjutan, perlu kerja sama antara aparat dari mulai level RT, RW, kadus, kades, camat dalam mengawasi Orang Dalam Pantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Pelaku Perjalanan (OPP).

“Kami makanya akan tetap mengusulkan untuk PSBB secara parsial,” tegasnya.

Baca juga : SPP Dukung Polres Ciamis Usut Pencurian Kayu Karet, Ini Hasil Investigasinya..

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menjelaskan PSBB secara parsial bukan sekadar kewilayahan, namun kebijakannya mengatur keseluruhan.

“Mengenai kegiatan ibadah Salat Id bisa dilaksanakan asal orang yang berisiko tidak ikut dan itu pun dilakukan di wilayah masjid desa tidak di wilayah kecamatan,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.