Anggaran Rp 30 Miliar Disiapkan bagi PPPK

Pemkab Garut Ajukan 300 Formasi CPNS

266
0

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali mengajukan kuota untuk penerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) kepada pemerintah pusat. Kuota yang diajukan dalam rekrutmen CPNS tahun ini yakni 300 orang.

“Kita sudah ajukan 300 orang dulu untuk CPNS ini,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan di Pendopo Garut Minggu (23/6).

Rudy mengatakan formasi CPNS yang akan diajukan berasal dari tiga bidang. Yakni pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Pengajuan CPNS akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkab. “Sekarang baru 300 dulu, tahun depan bisa sampai 500 orang,” terangnya.

Selain mengajukan CPNS untuk tiga bidang, Rudy juga akan mengajukan formasi CPNS untuk bidang akuntan dan hukum. Kata Rudy, kedua bidang itu masih kosong. “Cuma memang tidak terlalu prioritas, kalau ada jumlahnya tidak akan banyak,” ucapnya.

Pemerintah pusat, lanjutnya, memberi waktu hingga akhir Juni untuk pengajuan formasi CPNS. Semua proses seleksi dilakukan pemerintah pusat. Pemkab hanya menerima hasil seleksi yang dilakukan.

Terkait kuota PPPK untuk guru honorer K2, Rudy menyebut juga akan mengajukan sebanyak 1.200 orang. Jika disetujui pemerintah pusat, maka permasalahan honorer K2 akan selesai. “Buat guru honorer K2 sudah habis, selesai dengan PPPK. Kemarin kan sudah 1.700 lebih diseleksi dan diterima 300 orang. Sekarang tinggal sisanya,” katanya.

Menurut dia, PPPK tahap pertama yang sudah diterima akan mulai aktif melayani masyarakat pada Agustus 2019. Pihaknya kini masih menunggu keputusan dari pusat bagi para PPPK.

Dalam penerimaan P3K, pemkab memprioritaskan pegawai honorer yang tidak bisa menjadi PNS karena terkendala usia, yang melebihi 35 tahun. “Anggaran gaji untuk PPPK sekarang sudah kami siapkan Rp 30 miliar,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.