Pemkab Garut Ajukan 6.563 Vaksin

21
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin covid-19

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut mengajukan permohonan 6.563 vaksin Covid-19 kepada Kementerian Kesehatan. Vaksin itu akan digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Garut.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan jumlah pengajuan vaksin Covid-19 setara dengan jumlah seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Garut.

“Jumlah itu baru ajuan saja, belum tentu dipenuhi semuanya. Karena belum tahu pasti jumlah vaksin tahap pertama yang akan diterima Pemkab Garut,” ujar Leli kepada wartawan, Senin (4/1).

Maka dari itu, kata Leli, untuk mengantisipasi jumlah vaksin yang datang tidak sesuai dengan yang diajukan, pihaknya telah menyiapkan rencana lain dengan cara penggunaan vaksin untuk tenaga kesehatan di garis depan.

“Kita dahulukan nakes yang memberi pelayanan langsung kepada pasien Covid-19,” jelasnya.

Baca juga : Listrik Gratis Bisa Kembali Dinikmati Warga Garut

Terpisah, Pendiri Pusat Informasi Studi Pembangunan (PISP) Kabupaten Garut Hasanuddin meminta pemerintah tidak hanya menyiapkan dan memfasilitasi pemberian vaksin gratis saja.

Baiknya, pemerintah juga menyiapkan skenario pemberian vaksin secara mandiri. “Perlu segera disusun skenario atau rancangan vaksin mandiri dari mulai tata cara, prosedur, mekanisme hingga tempat dan biayanya,” katanya.

Pemberian vaksin mandiri, kata dia, harusnya menjadi sebuah kewajiban bagi sektor industri dan menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban K3 untuk para karyawan di lingkungan perusahaannya masing-masing.

“Ketentuan ini perlu disusun untuk memberi rasa aman pada sektor industri yang selama ini operasinya terganggu dengan pandemi,” terangnya.

Vaksin mandiri di sektor swasta, menurut Hasan, juga menjadi salah satu cara dalam optimalisasi pembentukan imunitas kelompok di lingkungan kerja.

Dengan begitu, sektor-sektor swasta tidak lagi khawatir usahanya terganggu dengan pandemi.

Menurut dia, perusahaan-perusahaan swasta juga ikut berpartisipasi memfasilitasi vaksinasi Covid-19 secara mandiri kepada masyarakat sekitar tempat usaha mereka sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Bisa juga jadi bagian dari CSR perusahaan kepada masyarakat sekitar dengan memberikan vaksinasi secara mandiri,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.