Apabila Terbukti Menyediakan Tempat Prostitusi

Pemkab Garut Ancam Cabut Izin Usaha Hotel

34
0
dr Helmi Budiman

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan mencabut izin usaha hotel jika terbukti adanya pihak pengelola yang menyalahgunakannya menjadi tempat prostitusi. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman ketika diminta tanggapan terkait terbongkarnya prostitusi online dan salah satu hotel di Garut yang jadi tempat transaksinya.

Helmi menerangkan saat ini belum menerima detail informasi terkait adanya prostitusi online di wilayah Garut. Tetapi pihaknya akan menindaklanjuti dan meminta keterangan pemilik hotel yang diduga digunakan untuk tempat prostitusi. “Kalau nanti diketahui memfasilitasi dan pernah diberi peringatan, itu bisa dicabut izinnya,” katanya.

Pemkab Garut, kata dia, telah berupaya untuk memberantas dan mengantisipasi segala praktik prostitusi. Upaya yang sudah dilakukan, kata Helmi, yaitu dengan menggiatkan razia dan pembinaan terhadap hotel untuk tidak menyalahgunakan hotel sebagai tempat prostitusi. “Kita biasa melaksanakan terhadap razia malam hari, terutama pada Ramadan lebih intensif lagi agar tidak terjadi praktik prostitusi,” ujarnya.

Sebelumnya, tim Patroli Siber Polres Garut mengungkap praktik prostitusi daring yang dikendalikan melalui aplikasi. Polisi menetapkan muncikari dan kurir sebagai tersangka dalam kasus itu.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan pengungkapan prostitusi online berawal dari informasi yang didapatkannya. Dari informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan menemukan adanya indikasi jual-beli atau transaksi online yang dilakukan di sebuah hotel di Garut. “Kami langsung datangi hotel yang dijadikan tempat transaksinya. Di situ kami temukan PSK dan lelaki hidung belang,” terangnya kepada wartawan Minggu (26/5). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.