Pemkab Garut Bantu Pengelola Taman Satwa Cikembulan Rp50 Juta

61
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut siap memberikan bantuan kepada pengelola Taman Satwa Cikembulan Kecamatan Kadungora untuk pakan satwa-satwa di lokasi tersebut.

“Kita siap berikan bantuan Rp 50 juta untuk pakan satwa di sana,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan,  Minggu (10/5).

Baca juga : Warung Mi Ayam Nyemen di Garut Dibubarkan Polisi

Rudy menerangkan bantuan sebesar Rp 50 juta ini akan diberikan dalam bentuk pakan. Seperti sayur, buah, dan ayam. Pakan tersebut akan dibeli dari para petani dan peternak lokal.

“Daripada sayuran sekarang mubazir ke buang, akan kami beli. Seperti wortel, mentimun dan lain-lain. Kami juga lagi pikirkan untuk beli ayam sebagai pakan harimaunya. Sekarang kan lagi murah harganya,” katanya.

Pemkab Garut membantu kepada taman satwa ini, kata dia,  karena sudah tak beroperasional selama dua bulan. Sehingga pengelola mulai kesulitan memberi pakan.

Loading...

“Pemasukan taman satwa itu sangat mengandalkan dari kunjungan wisatawan. Sekarang adanya wabah corona ini,  operasionalnya ditutup sehingga tidak ada pemasuk. Jadi kita bantu,” terangnya.

Menurut dia,  Taman Satwa Cikembulan ini perlu dibantu,  karena selama ini, Cikembulan sudah menjadi ikon wisata dan membantu pendapatan bagi Kabupaten Garut.

“Cikembulan itu pembayar pajak terbaik lima kali berturut-turut. Jadi kami akan bantu,” ujarnya.

Manajer Operasional Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin menyambut baik bantuan yang akan diberikan Pemkab Garut. Bantuan yang diberikan memang lebih baik dalam bentuk pakan ketimbang uang tunai.

“Jika benar, berarti pemerintah peduli sama satwa. Saya sudah ceritakan kondisi di sini ke pak Camat. Terus diminta berkirim surat juga. Alhamdulillah kalau mau dibantu,” ujarnya.

Selain Pemkab Garut, beberapa komunitas di Garut juga sudah menghubungi untuk memberi bantuan.

Selain itu, sejumlah kebun binatang juga akan membantu bagi pakan satwa. “Sampai sekarang, bantuan belum ada karena mereka tahu sampai Juni kami masih sanggup,” ucapnya.

Terpisah,  Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut, BBKSDA Jabar, Dodi Arisandi mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan satwa di Taman Satwa Cikembulan. Kondisi satwa di kebun binatang itu dipastikan masih dalam keadaan aman.

“Kita terus monitoring. Malah ada kelahiran baru di sana. Hasil monitoring kita, sampai Juni masih aman,” katanya.

Menurut dia, BBKSDA Jabar juga berencana memberikan bantuan berupa pakan kepada Taman Satwa Cikembulan. Apalagi, lebih dari 50 persen satwa yang ada di kebun binatang itu merupakan titipan BBKSDA.

Meski begitu, bantuan itu masih belum disalurkan. Sebab, menurut dia, pengelola masih bisa mengurus satwa-satwa itu hingga Juni.

“Mudah-mudahan, sebelum akhir Juni pandemi selesai. Kalau belum berakhir, kita akan berikan bantuan. Tapi belum bisa saya sampaikan bantuannya berapa banyak,” katanya.

Dodi menjelaskan Taman Satwa Cikembulan merupakan salah satu lembaga konservasi di Kabupaten Garut yang memiliki fungsi untuk mengembangbiakan atau penyelamatan satwa, selain sebagai sarana rekreasi.

Baca juga : Nelayan Garut Mulai Terlilit Utang, Ikan tak Laku Dijual

Beberapa jenis satwa dilindungi juga dititipkan di Taman Satwa Cikembulan, seperti harimau, macan, dan elang.

Ketika satwa titipan itu berhasil dikembangbiakan, ia mengatakan, BBKSDA akan melepasliarkan ke habitat aslinya. “Seperti elang di sana kan sudah banyak, setelah dititipkan bisa kita lepas liarkan,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.