Pemkab Garut Cari Solusi untuk Bayar Gaji Guru Bantu

41
0
dr Helmi Budiman Wakil Bupati Garut
Loading...

TAROGONG KALER – Pemerintah Kabupaten Garut masih mencari solusi terkait pembayaran honor guru bantu (GB) yang belum dibayar hampir satu tahun.

“Saat ini solusinya belum ada, karena pembayaran guru bantu ini tidak masuk dalam penganggaran,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan, Selasa (10/11).

Helmi mengaku masih mencari solusi untuk honor para GB di Kabupaten Garut. Apalagi upah para GB itu bersumber dari APBD provinsi. “Besok Disdik Garut sama Disdik provinsi akan bertemu untuk cari solusinya. Kami juga enggak tahu kenapa tidak dianggarkan,” ujarnya.

Menurut dia, seharusnya honor para GB yang diangkat berdasarkan SK Gubernur Jabar tahun 2005 itu tak perlu diusulkan kembali oleh Pemkab Garut. Anggaran para GB otomatis harus ada di dalam APBD provinsi.

“Sebenarnya kami sudah mengusulkan ke provinsi, tapi ternyata tahun 2020 tidak ada dalam bantuan keuangan. Di dinas (pendidikan) provinsi juga tidak ada, jadi memang tidak ada honor untuk mereka padahal mereka kan masih bekerja,” katanya.

Terkait honor untuk guru bantu, Pemkab Garut melalui Dinas Pendidikan Garut sudah mengusulkan kembali kepada provinsi untuk diadakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Helmi tak mau mencari siapa yang salah, terpenting upah para GB bisa segera dibayarkan.

“Mekanisme tahun kemarin itu honornya itu diberikan kepada yang bersangkutan melalui bantuan keuangan ke daerah,” katanya.

Loading...

Soal dana talangan untuk membayar honor para GB, Helmi menyebut tengah dipikirkan. Pada anggaran perubahan provinsi pun, pihaknya telah mengusulkan anggaran bagi GB di Garut. Namun lagi-lagi, tak muncul anggaran bari para GB.

Menanggapi terlanjur tidak diberikannya honor GB pada tahun ini, pihaknya pun telah menanyakan ke provinsi. Sementara ini, kata Helmi belum ada jawaban terkait masalah tersebut. “Saya kira honornya sudah dianggarkan tahun ini, karena sudah rutin setiap tahun. Tapi nyatanya tidak ada. Padahal sudah diajukan waktu perubahan juga,” ucapnya.

Baca juga : Pemkab Bantu Renovasi Masjid Agung Garut

“Kalau tahu seperti ini, kami bisa menganggarkan. Sekarang sudah sulit soalnya anggaran tahun ini sudah ketok palu. Bahkan sudah pembahasan untuk anggaran tahun depan,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan guru bantu (GB) di Kabupaten Garut menggeruduk Kantor Bupati Garut. Mereka mengeluhkan belum cairnya upah GB selama 11 bulan di tahun ini.

Koordinator GB Kabupaten Garut Misbah menyebut sejak awal tahun para GB di Garut berjumlah 63 orang tak mendapatkan upah sepeser pun. Pasalnya, anggaran untuk upah GB tak terdapat di draft APBD provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, para GB di Garut mendapat surat keputusan (SK) pengangkatan pada tahun 2005. SK itu ditanda tangani oleh Gubernur Jawa Barat, Dani Setiawan. Para GB berhak menerima upah yang berasal dari Pemprov Jabar.

“Cuma tahun ini, upah dari provinsi tidak kami terima. Enggak tahu kesalahan atau telat mengusulkan dari Disdik (Dinas Pendidikan) Garutnya. Kemungkinan ada kelalaian saat mengusulkan ke provinsi dari dinasnya,” ucap Misbah di Kantor Bupati Garut, Senin (9/11). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.