Pemkab Garut Segera Bangun Fasilitas Wisata di Gunung Putri

84
0

TAROGONG KALER – Pemerintah Kabupaten Garut akan membangun fasilitas penunjang di sekitar objek wisata puncak Gunung Putri di Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler.

Pembangunan fasilitas penunjang wisata ini dilakukan, sebagai upaya pemerintah dalam mendorong dan memajukan wisata yang dikelola oleh desa.

“Kita siap dorong untuk kemajuan wisata itu (Gunung Putri). Nantinya dibangun fasilitas wisata untuk kenyaman wisatawan berkunjung ke sana,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Budi Gan Gan, kepada wartawan, Senin (16/11).

Budi mengatakan, pembangunan fasilitas penunjang di puncak Gunung Putri ini sudah direncanakan dari tahun 2019 dan sudah dibuat detail engineering design (DED).

Tetapi pembangunan ini belum bisa dilakukan, karena terganjal pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” ujarnya.

Menurut dia, objek wisata puncak Gunung Putri ini menjadi prioritas dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Garut, karena memiliki daya tarik tersendiri yaitu menyajikan pemandangan alam dan ada wisata olahraga paralayang.

Baca juga : Pemkab Garut Tekan Penyebaran Corona di Lingkungan Setda

“Kita kembangkan wisata alam ini, supaya wisatawan yang berkunjung ke Garut bisa memilih tempat wisata yang akan dikunjungi. Ini bisa jadi tempat alternatif untuk dikunjungi,” terangnya.

Kepala Desa Mekarjaya Asep Setiawan menyatakan, pemerintah desa sudah berupaya membangun bukit Gunung Putri itu untuk dijadikan kawasan wisata religi, budaya dan wisata alam.

“Harapan kami adanya bantuan berupa bangun infrastruktur jalan, karena wisata di sana tinggal dikembangkan saja,” katanya.

Ia me­nyam­pai­kan, objek wisata bukit itu memiliki dua puncak yakni puncak Bukit Timbanganteun dan Bukit Parama Satwika yang menyuguhkan keindahan alam dan pemandangan kota Garut.

Selama ini, lanjut dia, sudah ada beberapa fasilitas seperti gazebo, area berkemah, dan beberapa tempat untuk swafoto dengan pemandangan gunung maupun kota Garut.
“Selama ini pengunjung ke puncak sudah banyak, bukan hanya dari Garut saja tapi ada dari luar daerah seperti Jakarta, Bekasi dan Bandung dan daerah lainnya,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.