Pemkab Garut Serahkan 16 Ambulan ke Puskesmas untuk Pengamanan Corona di Daerah

156
0
BANTUAN. Bupati Garut H Rudy Gunawan memantau mobil ambulans yang akan disiagakan di beberapa Puskesmas di Kabupaten Garut Senin (2/11). yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut menyerahkan 16 mobil ambulans lengkap dengan beberapa peralatan medisnya untuk disiagakan di beberapa Puskesmas.

Ambulans disiagakan untuk memaksimalkan penanganan pasien positif Covid-19 di daerah.

“Temanya sekarang untuk Covid-19 karena pandemi, tapi nanti digunakan untuk Puskesmas saja,” kata Bupati Garut H Rudy Gunawan usai menyerahkan ambulans secara simbolis di lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (2/11).

Ia menuturkan, selama ini Puskesmas maupun di rumah sakit umum daerah membutuhkan kendaraan operasional ambulans untuk memberikan pelayanan antar-jemput orang sakit. Kondisi kendaraan saat ini, kata dia, sejak tahun 2005 tidak diganti.

Baca juga : Warga Girimekar Garut Dapat Pengobatan Gratis dari Rumah Yatim

Akibatnya sering mogok, sehingga menghambat pelayanan. “Semua Puskesmas sudah punya, nanti ambulans itu (lama) dihapuskan daripada sering mogok,” terangnya.

Ia menambahkan Pemkab Garut tidak hanya mengadakan mobil ambulans untuk Puskesmas, tapi ada satu unit ambulans lagi untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

“Jadi sekarang ini ada 17, satu untuk rumah sakit dan kebetulan belum datang, dan yang 16 untuk Puskesmas,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Garut juga telah menyerahkan enam ambulans dengan total anggaran Rp 3 miliar untuk menambah kebutuhan di RSUD dr Slamet Garut. Enam unit mobil ambulans itu terdiri dari satu unit ambulans VVIP yang dilengkapi dengan peralatan medis canggih, kemudian dua unit ambulans jenazah, dan sisanya ambulans biasa.

Bupati berharap pengadaan ambulans bisa memberikan pelayanan dan penanganan medis secara cepat dan tepat sesuai dengan harapan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut Suherman mengatakan sebelum diserahkan ke Puskesmas, ambulans terlebih dahulu dilakukan uji KIR. Hal itu karena uji kelayakan kendaraan ini wajib dilakukan sesuai peraturan.

“Total ambulans yang diserahkan oleh Pemkab Garut ke Dinas Kesehatan, rumah sakit dan Puskesmas ini ada 22 unit. Semuanya kita uji kelayakannya,” ujar Suherman.

Menurut dia, dalam pengujian KIR ini, pihaknya memeriksa keseluruhan kendaraan. Mulai dari dari rem, hand rem, lampu, dan ban. “Fisik dan administrasi juga kita periksa, karena harus sesuai,” terangnya.

Setelah melalui pengecekan kendaraan, ambulans semuanya sudah dinilai layak dan bagus. “Kami merasa terima kasih dalam rangka penanganan Covid -19,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.